
DENPASAR, Letternews.net – Sebuah inovasi pangan sehat bernilai gizi tinggi berhasil dikembangkan oleh akademisi lokal Bali. Dua Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar, Dr. Ir. I Komang Agusjaya Mataram, M.Kes., dan Ni Putu Agustini, SKM., M.Kes., sukses menciptakan Nuget LEWORTEM, sebuah produk olahan pangan yang memadukan kombinasi lele, wortel, dan tempe.
Produk ini dirancang khusus bukan sekadar sebagai lauk siap saji biasa, melainkan sebagai makanan tambahan yang kaya akan komponen bioaktif yang berfungsi sebagai antikarsinogenik (anti-kanker) dan efektif dalam mendukung program percepatan penurunan stunting pada balita.
[irp]

Nuget LEWORTEM diolah menggunakan resep standar yang disempurnakan dengan penambahan formulasi tempe sebanyak 50 gram berdasarkan hasil penelitian tahap awal. Berdasarkan uji analisis laboratorium, produk inovatif ini terbukti mempertahankan zat gizi esensial serta komponen bioaktif dari bahan dasarnya.
Hasil Analisis Laboratorium Nuget LEWORTEM:
BACA JUGA:Cek Pelat Nomor Kendaraan Secara Online
Kandungan Protein: Mencapai 18,7%, sangat ideal untuk memenuhi kebutuhan makronutrien masa pertumbuhan.
Aktivitas Antioksidan: Sebesar 13,7 ppm. Angka ini dikategorikan Sangat Kuat karena berada di bawah standar 50 ppm.
Kapasitas Antioksidan: Mencapai 585,5%, yang sangat optimal untuk membantu menetralkan radikal bebas dalam tubuh.
BACA JUGA:Cek Pelat Nomor Kendaraan Secara Online
Dengan aktivitas antioksidan yang sangat kuat tersebut, nuget ini berkhasiat menekan risiko berbagai penyakit degeneratif berbahaya seperti hipertensi, penyakit jantung koroner, diabetes mellitus tipe 2, hingga osteoporosis.
[irp]

Inovasi pangan ini dinilai sangat potensial untuk diterapkan sebagai menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di setiap Posyandu. Pada kegiatan langkah ke-5 di Posyandu, kader dapat memberikan edukasi secara profesional kepada masyarakat dengan memanfaatkan media contoh nuget tinggi protein ini agar bisa direplikasi di rumah masing-masing.
Untuk menjamin pertumbuhan dan perkembangan balita yang optimal, Nuget LEWORTEM bisa menjadi solusi praktis pemenuhan target protein harian berikut:
Balita Usia 6–11 Bulan (Kebutuhan 15 Gram): Mengonsumsi 100 gram nuget ini mampu memenuhi 125% kecukupan protein harian.
Balita Usia 1–3 Tahun (Kebutuhan 20 Gram): Mengonsumsi 100 gram nuget ini mampu memenuhi 93% kecukupan protein harian.
Balita Usia 4–6 Tahun (Kebutuhan 25 Gram): Mengonsumsi 100 gram nuget ini mampu memenuhi 75% kecukupan protein harian.
Berdasarkan uji organoleptik yang dilakukan oleh panelis dari kader Posyandu, Nuget LEWORTEM mendapatkan respons yang sangat positif. Para panelis menyatakan sangat menyukai produk ini dari segi aroma, warna, rasa, tekstur, hingga penilaian keseluruhan.
Agar anak-anak tidak bosan, bentuk nuget ini dapat divariasikan secara kreatif, seperti dibentuk bintang, ikan, atau bulat. Metode pengolahannya pun fleksibel, bisa digoreng, dikukus, maupun dibakar sesuai selera keluarga.
Melalui publikasi ilmiah populer ini, tim peneliti berharap formula Nuget LEWORTEM dapat membawa manfaat luas bagi pengelola Posyandu, masyarakat secara individu, pihak terkait, serta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di tingkat daerah maupun nasional.

Editor: Rudi
Mari bergabung bersama kami!
Gabung di saluran Whatsapp resmi kami: Klik di Sini
Gabung di Grup Whatsapp Pembaca Setia kami: Klik di Sini