Jalankan Arahan Presiden Prabowo, Wabup Tjok Surya Pimpin Aksi Kolosal Bersih Pantai Watu Klotok
HUT ke-57 SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar: Tetap Eksis Sebagai Pionir dan Siap Buka Jurusan Keperawatan
Foto: SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar rayakan HUT ke-57 pada 1 Februari 2026. Kepala Sekolah apt. Nyoman Yuningsih umumkan pembukaan jurusan Keperawatan tahun ajaran baru.

DENPASAR, Letternews.net – SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar, sekolah menengah kejuruan farmasi tertua di bawah naungan Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati Pusat Denpasar, merayakan hari jadinya yang ke-57 pada Senin, (02/02/2026). Perayaan tahun ini mengusung semangat optimisme di tengah ketatnya persaingan dunia pendidikan vokasi.
Kepala SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar, apt. Ni Nyoman Yuningsih, S.Farm., M.Farm, menyatakan bahwa peringatan HUT kali ini diselenggarakan secara sederhana namun tetap sarat akan makna mendalam bagi seluruh keluarga besar sekolah.
Tradisi Mencetak Tenaga Ahli Farmasi
Dalam bincang hangat bersama media Letternews.net, Ni Nyoman Yuningsih mengungkapkan rasa syukurnya atas usia ke-57 sekolah yang dipimpinnya. Sebagai institusi yang memiliki sejarah panjang di Bali, sekolah ini terus bertransformasi untuk mencetak tenaga teknis kefarmasian yang kompeten.
“Harapan kami, SMK Farmasi Saraswati 3 semakin berkibar. Meskipun banyak saingan baru bermunculan, kami tetap optimis untuk terus mencetak tenaga ahli farmasi yang berkualitas dan siap kerja,” ujar apt. Yuningsih.
Terobosan Baru: Buka Jurusan Keperawatan
Menjawab tantangan kebutuhan tenaga kesehatan yang semakin kompleks, SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar melakukan inovasi besar. Untuk tahun ajaran 2026-2027, sekolah ini resmi mengumumkan akan membuka Jurusan Baru Keperawatan.
Langkah strategis ini diambil untuk memperluas jejaring kerja serta meningkatkan daya saing sekolah di tingkat nasional. “Kami ingin memberikan pilihan lebih luas bagi generasi muda yang ingin mengabdi di dunia kesehatan,” tambahnya.
Kreativitas dan Peningkatan Kompetensi Guru
Rangkaian HUT ke-57 ini diisi dengan berbagai kegiatan kreatif siswa, mulai dari pemotongan tumpeng simbolis, pentas seni, hingga berbagai lomba antar-siswa. Selain untuk meningkatkan kekompakan, kegiatan ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan mutu program pendidikan sesuai kebutuhan industri.
- Mendorong kreativitas dan inovasi siswa di bidang sains dan kesehatan.
- Meningkatkan kompetensi guru produktif agar selaras dengan perkembangan teknologi kesehatan terbaru.
Perayaan ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk merefleksikan diri sekaligus memantapkan langkah menuju sekolah kesehatan unggulan di Indonesia.
Editor: Rudi.








