Hadiri 100 Tahun Rarud Batur, Komang Merta Jiwa: Simbol Kekuatan Bangkit dari Bencana

 Hadiri 100 Tahun Rarud Batur, Komang Merta Jiwa: Simbol Kekuatan Bangkit dari Bencana

Foto: Peringatan 100 Tahun Rarud Batur menjadi refleksi keteguhan masyarakat Batur bangkit dari letusan 1926. Dihadiri Komang Merta Jiwa (DPD RI) dengan aksi bakti sosial.

BANGLI, Letternews.net – Satu abad silam, tepatnya pada tahun 1926, letusan dahsyat Gunung Batur mengubah peta kehidupan masyarakat di lereng gunung tersebut. Peristiwa besar yang dikenal dengan istilah “Rarud Batur” (perpindahan besar-besaran) tersebut kini diperingati genap 100 tahun sebagai simbol keteguhan dan kebangkitan masyarakat Desa Adat Batur.

Peringatan 100 Tahun Rarud Batur yang digelar pada Senin (9/3/2026) ini menjadi momen refleksi mendalam. Hadir di tengah krama Batur, Anggota DPD RI, I Komang Merta Jiwa, bersama tokoh-tokoh penting Desa Adat Batur guna memberikan penghormatan terhadap sejarah panjang perjuangan para leluhur.

BACA JUGA:  Dua Jenazah Ditemukan di Selatan Selat Bali, Tim SAR Gabungan Intensifkan Pencarian di Sektor Selatan

Semangat Bangkit dari Bencana

Bagi masyarakat Batur, 100 tahun Rarud bukan sekadar peringatan bencana, melainkan pengingat bagaimana leluhur mereka mampu bertahan dan membangun kembali peradaban, adat, serta budaya di lokasi yang baru (Batur Kalanganyar). Semangat ini dinilai tetap hidup sebagai simbol kekuatan dan kebersamaan.

“Momentum ini adalah pengingat betapa kuatnya akar budaya dan persatuan krama Batur. Satu abad berlalu, namun semangat bangkit dari peristiwa 1926 tetap menjadi api yang membakar semangat generasi saat ini untuk terus menghormati adat dan alam,” ujar I Komang Merta Jiwa.

BACA JUGA:  Ketua PN Jakpus Tunjuk Tim Jubir, Diketuai Hakim Purwanto

Aksi Nyata Bakti Sosial

Tidak hanya sekadar seremoni sejarah, peringatan satu abad ini juga diisi dengan kegiatan bakti sosial. Aksi ini menyasar sebagian besar masyarakat Batur sebagai bentuk kepedulian nyata dan pengabdian kepada sesama krama.

Melalui bakti sosial ini, sinergi antara tokoh masyarakat, pemerintah, dan krama desa semakin diperkuat. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai luhur yang diwariskan leluhur Batur, yakni saling membantu dan menjaga keharmonisan di tengah tantangan zaman.

Dengan peringatan 100 tahun ini, masyarakat Desa Adat Batur berharap nilai-nilai perjuangan masa lalu dapat terus terpatri dalam jiwa generasi muda guna menjaga kesucian dan keasrian Batur di masa depan.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: