Gedung “Anyar” SMAN 4 Denpasar Rontok: Ornamen Bangunan Ambruk Timpa Motor Siswa, Disdikpora Bali Soroti Konstruksi

 Gedung “Anyar” SMAN 4 Denpasar Rontok: Ornamen Bangunan Ambruk Timpa Motor Siswa, Disdikpora Bali Soroti Konstruksi

Foto: Ornamen gedung SMAN 4 Denpasar rontok pada Senin (19/1), menimpa parkiran dan merusak motor siswa. Kadisdikpora Bali IB Wesnawa sebut konstruksi gedung tahun 2021 kurang maksimal.

DENPASAR, Letternews.net – Insiden mengejutkan terjadi di lingkungan SMAN 4 Denpasar, salah satu sekolah favorit di Bali. Ornamen bangunan gedung tiba-tiba rontok dan materialnya berhamburan hingga memicu kepanikan warga sekolah pada Senin (19/01/2026) sore, sekitar pukul 15.30 WITA.

Material konstruksi berupa potongan beton, batu, dan pecahan bangunan jatuh dari ketinggian dan berserakan di selasar serta halaman sekolah. Meski terjadi saat jam aktif, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

BACA JUGA:  Insiden SMAN 4 Denpasar: Dinas PUPR Bali Turunkan Tim Teknis, Investigasi Penyebab Rontoknya Ornamen Gedung

Area Parkir Berantakan, Motor Siswa Rusak Parah

Berdasarkan rekaman video yang beredar luas di media sosial, reruntuhan material tersebut tidak hanya menutup akses jalan siswa, tetapi juga menghantam area parkir. Beberapa sepeda motor milik siswa dilaporkan mengalami kerusakan serius, terutama pada bagian bodi dan jok akibat tertimpa bongkahan material bangunan yang cukup berat.

Sejumlah pelajar yang berada di lokasi tampak berkumpul di halaman dengan raut wajah cemas. Pihak sekolah segera bertindak cepat dengan mensterilkan area terdampak guna menghindari potensi bahaya reruntuhan susulan.

BACA JUGA:  POSSI Gelar Kejuaraan Finswimming Piala Walikota Denpasar XIV tahun 2024

Bangunan Baru Tahun 2021 Jadi Sorotan

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, IB Wesnawa Punia, langsung turun ke lokasi pada Selasa (20/01/2026) untuk meninjau kondisi gedung. Fakta mengejutkan terungkap bahwa gedung yang rontok tersebut tergolong bangunan baru karena baru selesai dikonstruksi pada tahun 2021.

“Rontok ornamen bangunannya,” ujar Wesnawa singkat saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Temuan ini memicu kekhawatiran terkait standar kualitas konstruksi bangunan sekolah tersebut. Wesnawa mengakui adanya indikasi kekurangan dalam proses pengerjaan bangunan tersebut.

“Sudah, sudah evaluasi. Mungkin ya konstruksinya kurang (kuat),” imbuhnya seraya menegaskan bahwa pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan dinas teknis terkait untuk audit menyeluruh.

BACA JUGA:  Sekda Alit Wiradana Buka Acara Exposure Ajak Perkuat Toleransi Antar Umat Beragama

Langkah Evaluasi Lanjutan

Pihak Disdikpora Bali berjanji akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap struktur bangunan lainnya di SMAN 4 Denpasar guna menjamin keamanan siswa dan guru dalam proses belajar mengajar. Masyarakat kini menunggu pertanggungjawaban dari pihak kontraktor maupun pengawas proyek pembangunan tahun 2021 tersebut.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: