Dorong Kota Digital, Dukcapil Denpasar Jemput Bola Sosialisasikan Digitalisasi Perlindungan Sosial dan Aktivasi IKD; Dirjen Teguh Setiabudi Targetkan Implementasi Nasional 2026

 Dorong Kota Digital, Dukcapil Denpasar Jemput Bola Sosialisasikan Digitalisasi Perlindungan Sosial dan Aktivasi IKD; Dirjen Teguh Setiabudi Targetkan Implementasi Nasional 2026

Foto: Dukcapil Denpasar gelar sosialisasi Digitalisasi Perlinsos & IKD (5/12) dihadiri Dirjen Dukcapil Dr. Teguh Setiabudi. Program ini akan diimplementasikan secara nasional pada 2026. Sosialisasi menyasar Pendamping PKH dan TKSK di Denpasar guna mempercepat pelayanan publik yang efisie

DENPASAR, Letternews.net – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil Denpasar) menggelar Sosialisasi Digitalisasi Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) sekaligus Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Dharma Alaya Denpasar, Jumat (5/12), ini bertujuan mempercepat transformasi sistem pelayanan publik yang lebih efisien dan inklusif.

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri, Dr. Teguh Setiabudi, M.Pd., Kepala Dinas DPMD Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, serta Kepala Dinas Dukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata. Peserta sosialisasi mencakup puluhan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), operator Desa/Kelurahan, dan OPD Pemkot Denpasar.

BACA JUGA:  Hambalang Memanggil! Usai Lawatan Luar Negeri, Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri Kabinet Merah Putih Evaluasi Program Strategis

Dirjen Dukcapil: IKD Lompatan Sistem Pelayanan Publik

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Dr. Teguh Setiabudi, menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi dengan melibatkan Pendamping PKH dan TKSK adalah langkah jemput bola dalam rangka mendorong digitalisasi Perlinsos.

“Dukungan Dukcapil melalui Identitas Kependudukan Digital ini bukan sekadar transformasi teknologi, tapi juga lompatan sistem menuju pelayanan publik yang lebih inklusif, efisien, dan berbasis kebutuhan warga,” kata Dirjen Teguh Setiabudi.

Sosialisasi ini menjadi ajang koordinasi dan penyamaan persepsi antara Ditjen Dukcapil Kemendagri dengan dinas di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) secara menyeluruh.

BACA JUGA:  Mario Dandy Memberikan Keterangan Palsu Kepada Polisi

Denpasar Siap Replikasi Program Banyuwangi

Dirjen Teguh Setiabudi mendesak seluruh jajaran Dinas Dukcapil di Denpasar untuk terus menggenjot aktivasi IKD. Ia menargetkan program Digitalisasi Perlinsos, yang saat ini menjalani piloting di Kabupaten Banyuwangi, akan diimplementasikan di seluruh Indonesia pada tahun 2026.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata, menjelaskan bahwa kegiatan ini menindaklanjuti rapat Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (PTDP). Ia menegaskan bahwa tugas Kemendagri adalah mensosialisasikan program Digitalisasi Perlinsos kepada seluruh pemerintah daerah agar dapat melakukan replikasi kegiatan serupa seperti yang dilaksanakan di Banyuwangi.

“Pihak-pihak yang menjadi kunci terkait program digitalisasi Perlinsos, yakni Pendamping PKH, TKSK, dan operator Desa/Kelurahan, menjadi sasaran utama sosialisasi dan aktivasi IKD ini,” terang Dewa Gde Juli.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: