Buku “Bali Slam” Resmi Meluncur: Menyingkap Tabir Sejarah Islam sebagai ‘Saudara Kedua’ Hindu di Tanah Dewata
Foto: Peluncuran buku ‘Bali Slam – Entitas Yang Terlupakan’ di Denpasar ungkap jejak sejarah Islam sejak abad 17 sebagai ‘Nyama Slam’ atau saudara kedua Hindu Bali.

DENPASAR, Letternews.net – Narasi besar sejarah Pulau Dewata kini memiliki warna baru yang lebih lengkap. Setelah melalui riset mendalam selama dua tahun, buku berjudul ‘Bali Slam – Entitas Yang Terlupakan’ karya Ilham Efendi resmi diluncurkan di Wistara Denpasar, Sabtu (31/01/2026).
Buku yang merupakan hasil kolaborasi dengan Dompet Dhuafa Bali ini hadir untuk menegaskan identitas masyarakat Muslim Bali yang selama ini jarang terekspos dalam catatan arus utama. Melalui penelusuran artefak dan manuskrip, buku ini membawa pesan kuat: Bali Slam bukanlah pendatang, melainkan bagian integral dari sejarah Bali.
Menyusuri Jejak Persaudaraan Abad ke-17
Penulis buku, Ilham Efendi, menyebutkan bahwa sebutan “Bali Slam” merupakan identitas otentik yang mulai terlupakan. Ia bersama tim menelusuri jejak-jejak peradaban Islam mulai dari Kampung Islam Gelgel di Klungkung hingga Loloan di Jembrana.
“Buku ini bukan sekadar cerita tutur. Kami mengurai bukti sejarah dan manuskrip di Pegayaman, Buleleng, hingga Kampung Bugis Serangan. Saya ingin generasi penerus tidak lupa bahwa mereka adalah bagian dari peradaban Bali yang kaya,” ujar Ilham Efendi dalam acara grand launching tersebut.
Nyama Slam: Saudara Kedua Berlandaskan Nyama Braya
Apresiasi tinggi datang dari Guru Besar Sejarah Universitas Udayana, Prof. I Putu Gede Suwitha. Menurutnya, buku ini memperkuat fakta hubungan harmonis Bali-Islam sejak abad 17-18.
“Bali Slam merupakan saudara kedua Hindu Bali. Ini dibangun di atas prinsip Nyama Braya, nilai luhur yang mengakui bahwa kita tetap bersaudara meski berbeda keyakinan,” tegas Prof. Suwitha.
Senada dengan hal tersebut, Haryo Mojopahit dari Dompet Dhuafa menambahkan bahwa peran Nyame Slam dan Nyame Hindu yang bahu-membahu membangun Bali adalah warisan sosial yang harus dijaga.
Daftar Jejak Bali Slam dalam Buku Ini:
-
Klungkung: Kampung Islam Gelgel.
-
Karangasem: Kampung Kecicang Islam & Buitan.
-
Denpasar/Badung: Kampung Kepaon, Suwung Batan Kendal, Serangan, Tanjung Benoa, hingga Tuban.
-
Buleleng: Pegayaman & Singaraja.
-
Jembrana: Loloan.
Editor: Rudi.








