Perkuat Ketahanan Pangan, DPD Tani Merdeka Indonesia se-Bali Resmi Dilantik
Bangun Karakter Peduli Alam, Siswa SMAN 2 Denpasar Gelar Bakti Sosial di Pantai Mertasari
SINERGI LINGKUNGAN: Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa (tengah), bersama para siswa MPK SMAN 2 Denpasar saat melakukan aksi penanaman pohon ketapang di pesisir Pantai Mertasari, Minggu (19/4). Kegiatan ini bertujuan mengedukasi generasi Z untuk terlibat aktif dalam penanganan isu lingkungan global secara konkret.

DENPASAR, Letternews.net – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMAN 2 Denpasar dalam menggelar bakti sosial peduli lingkungan di kawasan Pantai Mertasari, Minggu (19/4). Didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Wawali Arya Wibawa menyebut aksi ini sebagai contoh nyata pendidikan karakter bagi generasi muda.
Kegiatan yang melibatkan aksi bersih-bersih pantai dan penanaman 20 pohon ketapang ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini.
“Saya ucapkan terima kasih kepada adik-adik MPK SMAN 2 Denpasar. Langkah preemtif ini sangat penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan wisata. Semoga ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Denpasar,” ujar Arya Wibawa di sela kegiatan.
Kepala SMAN 2 Denpasar, I Gede Eka Mahendra, S.Pd., M.Pd., menekankan bahwa gerakan ini berfokus pada aksi nyata, bukan sekadar teori. Ia menyoroti isu sampah yang kini telah menjadi tantangan global, sehingga membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.
“Pantai Mertasari adalah ikon rekreasi warga. Melalui aksi ini, kami ingin menunjukkan bahwa siswa peduli dan siap menjadi bagian dari solusi penanganan sampah di Bali,” tegas Eka Mahendra.
Kegiatan tahunan ini juga memperkuat sinergi lintas sektor dengan melibatkan LSM Malu Dong, siswa SMP di kawasan Mertasari, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan Dinas Pendidikan. Selain pembersihan fisik, penanaman pohon ketapang menjadi simbol komitmen jangka panjang sekolah terhadap kelestarian alam.
Pihak sekolah berharap, melalui agenda rutin yang dilaksanakan minimal dua kali setahun ini, empati dan semangat generasi muda untuk menjaga lingkungan dapat terus berkelanjutan demi dampak nyata bagi masyarakat luas.
Editor: Rudi.







