Kesenian Kontemporer Bali Butuh Panggung Seimbang, Ibu Putri Koster Siapkan Lomba Drama Modern
Bahagia di Hari Tua: TP PKK Kota Denpasar Fasilitasi Tirta Yatra Lansia, Pererat Silaturahmi Lewat Tradisi
Foto: Ketua TP PKK Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara ajak ratusan lansia dari Dentim dan Denbar Tirta Yatra ke Pura Tirta Empul sebagai wujud syukur Posyandu Paripurna.

DENPASAR, Letternews.net – Kebahagiaan terpancar dari wajah ratusan lansia asal Kota Denpasar saat mengikuti kegiatan Tirta Yatra ke Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Jumat (27/3/2026). Kegiatan spiritual yang kental dengan suasana kekeluargaan ini diinisiasi oleh Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar sebagai bagian dari program Posyandu Paripurna.
Pelaksanaan Tirta Yatra kali ini melibatkan perwakilan lansia dari Kecamatan Denpasar Timur (Banjar Ketapian Kaja dan Banjar Saba) serta Kecamatan Denpasar Barat (Banjar Celagi Gendong). Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara.
Wujud Syukur dan Penguatan Sradha Bhakti
Ny. Sagung Antari Jaya Negara menjelaskan bahwa Tirta Yatra ini merupakan bentuk rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian program Posyandu Paripurna di Kota Denpasar sepanjang tahun ini. Selain aspek spiritual, kegiatan ini dirancang sebagai sarana rekreasi bagi para lansia.
“Kami ingin memberikan kesempatan bagi para lansia untuk menikmati suasana sejuk di luar kota dan melepas penat dari rutinitas harian. Tirta Yatra ini adalah wujud sradha bhakti sekaligus cara kami membahagiakan orang tua kita,” ungkap istri Walikota Denpasar tersebut.
Membangun Kebersamaan dan Soliditas
Lebih lanjut, Ny. Sagung Antari berharap perjalanan suci ini dapat mempererat tali silaturahmi antarpeserta. Dengan terjalinnya keakraban, diharapkan pelaksanaan berbagai program pemberdayaan masyarakat ke depan dapat berjalan lebih solid dan mudah.
Kegembiraan senada disampaikan oleh Wayan Darmi, salah satu peserta asal Banjar Saba, Penatih. Ia mengaku sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan untuk melukat (pembersihan diri) dan bersembahyang bersama rekan sejawatnya.
“Saya sangat senang sekali. Selain bisa sembahyang dan melukat di air suci, saya bisa bertemu teman-teman, bercanda, dan bercengkerama. Rasanya segar dan bahagia sekali,” ucapnya penuh haru.
Editor: Rudi.







