Kesenian Kontemporer Bali Butuh Panggung Seimbang, Ibu Putri Koster Siapkan Lomba Drama Modern
Babak Baru Projo: Budi Arie Isyaratkan Ganti Logo Tanpa Wajah Jokowi, Beri Sinyal Kuat Gabung Gerindra
Foto: Ketua Umum Relawan Pro-Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi

JAKARTA, Letternews.net – Ketua Umum Relawan Pro-Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi, mengisyaratkan adanya transformasi besar dalam organisasi tersebut menyusul perubahan arah politik Projo yang kini mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sinyal tersebut disampaikan Budi Arie usai membuka Kongres III Projo di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (1/11/2025). Perubahan paling kentara yang akan dilakukan adalah penggantian logo Projo yang selama ini identik menampilkan wajah Joko Widodo.
“Iya, kemungkinan (logo baru tidak lagi menampilkan wajah Jokowi),” jawab Budi Arie saat ditanya mengenai perubahan logo tersebut.
Projo: Bukan ‘Pro Jokowi’, Tapi ‘Negeri dan Rakyat’
Meskipun logo akan berganti, Budi Arie memastikan nama Projo akan tetap dipertahankan. Ia menegaskan bahwa Projo sebenarnya bukanlah singkatan dari Pro Jokowi, melainkan berasal dari bahasa Sanskerta dan Jawa Kawi yang berarti ‘negeri’ dan ‘rakyat’.
Langkah ini menandai babak baru Projo, yang sejak awal berdiri pada masa pemilihan presiden 2014 menjadi garda terdepan pendukung Jokowi. Transformasi ini dilakukan untuk menyesuaikan komitmen organisasi dalam memperkuat seluruh agenda politik pemerintahan Prabowo-Gibran.
Sinyal Kuat Merapat ke Gerindra
Dalam pidatonya, Budi Arie secara eksplisit menyatakan komitmen Projo untuk memperkokoh partai politik pimpinan Prabowo. Ketika ditanya wartawan apakah ini berarti Projo akan bergabung dengan Partai Gerindra, Budi Arie tidak menampik.
“Nggak usah diterjemahin lugas-lugas, kalian sendiri terjemahin, ya. Tapi iya, pasti Gerindra,” ujarnya sambil tersenyum, memberikan sinyal kuat bahwa orientasi politik Projo kini secara jelas merapat ke partai yang dipimpin oleh Presiden saat ini.
Meski demikian, Budi Arie memastikan bahwa Projo tidak akan bertransformasi menjadi partai politik baru. Kongres III Projo ini berlangsung dari tanggal 1 hingga 2 November 2025.
Editor: Rudi.







