
TABANAN, Letternews.net – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia resmi membuka Latihan Kader Bela Negara Tingkat Pratama TA 2026 yang diikuti oleh 325 peserta dari unsur tokoh agama (toga), tokoh adat (todat), organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga komunitas di Lapangan Wira Yudha Bakti Rindam IX/Udayana, Tabanan, Bali, Selasa (22/9/2026).
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Kapus Belneg Bacadnas Kemhan, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Tabanan, pimpinan TNI-Polri Bali, Pemprov Bali, serta jajaran pejabat Rindam IX/Udayana.
“Latihan Kader Bela Negara ini menjadi sangat penting karena sejalan dengan Peraturan Presiden RI Nomor 115 Tahun 2022 tentang Kebijakan Pembinaan Kesadaran Bela Negara dalam rangka menyebarluaskan Nilai Dasar Bela Negara,” tegas Brigjen TNI Parluhutan Marpaung saat membacakan amanatnya di Tabanan, Selasa (22/9/2026).
Mengusung tema “Internalisasi Nilai Dasar Bela Negara sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045”, pelatihan ini dirancang sebagai bagian dari pembangunan sikap mental serta karakter bangsa yang selaras dengan program Asta Cita kepemimpinan nasional.
Brigjen TNI Parluhutan Marpaung menekankan bahwa ancaman terhadap kedaulatan negara saat ini telah berkembang menjadi ancaman hibrida (hybrid warfare) yang menyasar aspek kognitif dan cara berpikir masyarakat.
Pentingnya Ketahanan Kognitif: Perang modern tidak lagi sebatas kontak militer konvensional, melainkan serangan kognitif (cognitive warfare) melalui dimensi ideologi, budaya, politik, dan teknologi.
Peran Tokoh Masyarakat: Para peserta dilatih untuk menjadi agen perubahan (role model) yang aktif menyebarluaskan lima nilai dasar bela negara di lingkungan profesi dan komunitas masing-masing.
Tujuan Pelatihan: Menanamkan rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila, rela berkorban, serta memiliki kemampuan awal bela negara.
Rangkaian upacara pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta dan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh jajaran pejabat dan peserta. Seluruh tahapan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.