
JEMBER, Letternews.net – Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Mahasaraswati (FPB Unmas) Denpasar resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Fakultas Pertanian Universitas Jember (FP Unej), Selasa (4/8/2026).
Rombongan FPB Unmas Denpasar yang dipimpin oleh Dekan Dr. drh. Ni Nyoman Yudiarini, SKH., M.Agbr., bersama jajaran dosen dan 30 mahasiswa, disambut langsung oleh Dekan FP Unej, Prof. M. Rondhi, S.P., M.P., Ph.D., beserta civitas akademika di Kampus Unej, Jember.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda benchmarking ke wilayah Jember dan Malang, sekaligus pelaksanaan penelitian komoditas unggulan kopi dan kakao di Kabupaten Jember.
“Kerja sama ini harus memberikan manfaat riil bagi dosen maupun mahasiswa, baik dalam lingkup penelitian, pengabdian masyarakat, hingga pendidikan. Kolaborasi ini dirancang agar usulan hibah kementerian dapat tergarap lebih maksimal,” ujar Dekan FPB Unmas Denpasar, Dr. drh. Ni Nyoman Yudiarini.
[irp]
Dekan FP Unej, Prof. M. Rondhi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Unmas Denpasar. Ia memaparkan bahwa FP Unej saat ini mengelola 11 program studi sarjana dan 2 program studi magister (S2) dengan daya tampung sekitar 200 mahasiswa per prodi setiap tahunnya.
Poin-poin penting yang disepakati dalam pertemuan tersebut meliputi:
Penguatan Jejaring Mitra: Kunci keberhasilan FP Unej terletak pada perluasan jejaring, di mana sejak 2025 hingga kini telah menggandeng 58 mitra nasional dan internasional.
Optimalisasi Hibah Kementrian: Mendorong kolaborasi riset dosen antarlembaga guna meraih skema pendanaan dan hibah pengabdian dari kementerian.
[irp]
Solusi Regenerasi Petani: Merumuskan strategi bersama untuk meningkatkan daya tarik sektor pertanian di mata generasi muda yang saat ini dinilai cenderung menurun.
Kesiapan Dunia Kerja: Menyiapkan lulusan berkualitas yang mampu bersaing di pasar kerja tingkat nasional maupun global.
Melalui kemitraan ini, kedua institusi optimistis mampu menghadirkan inovasi di bidang agribisnis serta mendorong minat generasi muda untuk terjun memajukan sektor pertanian Indonesia.
Editor: Rudi