
DENPASAR, Letternews.net – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar resmi membuka gelaran bergengsi Lomba Tingkat III (LT-III) Pramuka Penggalang tahun 2026. Acara pembukaan ini dilaksanakan dengan khidmat di Lapangan SMP Negeri 2 Denpasar, pada Kamis (9/7/2026).
Ajang adu ketangkasan dan intelektual antar-regu terbaik se-Kota Denpasar ini dibuka secara resmi oleh Ketua Harian Kwarcab Denpasar, Drs. I Gusti Lanang Jelantik, M.Si., yang hadir mewakili Ketua Kwarcab Denpasar. Acara ini turut dihadiri perwakilan Kwarda Bali, Kadisdikpora Kota Denpasar, Camat Denpasar Utara, Bawaslu Denpasar, serta jajaran Kamabigus.
[irp]
Dalam sambutannya, Ketua Harian Kwarcab Denpasar, I Gusti Lanang Jelantik, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta. Mereka yang berkumpul merupakan kader Penggalang berprestasi yang telah lolos seleksi ketat di tingkat Kwartir Ranting (Kwarran) pada empat kecamatan di Denpasar.
Kompetisi tahun ini diikuti oleh 8 regu terbaik (4 regu putra dan 4 regu putri) dengan total 64 peserta yang berasal dari 5 pangkalan gugus depan (gudep) SMP di Denpasar.
“Harapan kita, proses ini berjalan objektif sesuai prosedur teknis kepanduan. Dari regu-regu yang baik ini, akan dipilih satu regu putra dan satu regu putri terbaik untuk mewakili Denpasar dalam ajang LT-IV Kwarda Bali pada Oktober mendatang,” ungkap Lanang Jelantik.
Lebih lanjut, ia memotivasi para peserta agar mengerahkan kemampuan terbaiknya. Regu yang berhasil lolos di tingkat provinsi (LT-IV) nantinya berhak meraih tiket emas menuju Lomba Tingkat V (LT-V) Nasional di Cibubur, Jakarta, yang dijadwalkan pada tahun 2027.
[irp]
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, I Putu Suartika, S.Pd.B., M.Pd., dalam laporan kegiatannya memaparkan bahwa LT-III Kwarcab Denpasar 2026 berlangsung selama empat hari, yakni dari Kamis hingga Minggu, 9–12 Juli 2026.
Tahun ini, kompetisi mengusung tema “Membangun Regu SANTIH (Santun, Andal, Nasionalis, Tangkas, Intelektual, dan Harmonis)” dengan semboyan abadi “Satyaku Ku Dharmakan, Dharmaku Ku Baktikan”.
“LT-III ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah pertemuan strategis untuk meningkatkan persaudaraan, wawasan, kemandirian, dan patriotisme. Kami ingin mencetak calon pemimpin masa depan yang memiliki karakter pejuang di bawah payung Kode Kehormatan Tri Satya dan Dasa Dharma,” tegas Putu Suartika.
[irp]
Selain sebagai media kompetisi, ajang empat tahunan ini juga dimanfaatkan sebagai instrumen evaluasi berjenjang terhadap efektivitas pembinaan pramuka penggalang, mulai dari tingkat gugus depan hingga cabang.
Menutup arahannya, Lanang Jelantik mengingatkan para andalan cabang yang ditugaskan sebagai juri teknis untuk menjaga integritas dan profesionalitas selama penilaian.
“Kepada tim juri, lakukan seleksi secara objektif. Kita memerlukan regu yang benar-benar memiliki kompetensi tinggi serta mental juara agar mampu mengharumkan nama Kota Denpasar di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Editor: Rizal
Mari bergabung bersama kami!
Gabung di saluran Whatsapp resmi kami: Klik di Sini
Gabung di Grup Whatsapp Pembaca Setia kami: Klik di Sini