Pramuka SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar Pukau Delegasi Thailand: Buktikan Kualitas Pembinaan Unggul
Diplomasi Cokelat: Kwarda Bali dan Nakhon Songkhla Scout Club Thailand Pererat Hubungan Bilateral
Foto: Kwarda Bali sambut kunjungan Nakhon Songkhla Scout Club Thailand. Fokus pada transformasi digital, kelestarian lingkungan, dan pertukaran budaya kepramukaan.

DENPASAR, Letternews.net — Semangat persaudaraan internasional (world brotherhood) bersemi di Pulau Dewata. Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali secara resmi menerima kunjungan studi dari Nakhon Songkhla Scout Club, Thailand, pada Minggu (3/5) di Denpasar.
Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Mr. Sopon Chuaysong, President of Nakhon Songkhla Scout Club, disambut hangat dengan nyanyian riang gembira khas Pramuka Indonesia. Sambutan Ketua Kwarda Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Cok Ace), yang dibacakan oleh Wakil Ketua Bidang Orgakum, Ida Bagus Ketut Surya Putra, SE., M.Si., menekankan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis kolaborasi inovasi kepanduan.
Fokus pada Digitalisasi dan Keberlanjutan Lingkungan
Dalam pertemuan tersebut, Kwarda Bali memaparkan dua pilar utama pengembangan organisasi mereka saat ini:
-
Transformasi Digital: Pengembangan basis data dan pelaporan real-time untuk efisiensi administrasi.
-
Kelestarian Lingkungan: Komitmen pengelolaan sampah berbasis sumber dan pengurangan plastik sekali pakai dalam setiap kegiatan.
“Kami menginginkan adanya dampak berkelanjutan melalui program pertukaran anggota atau kolaborasi inovasi kepanduan di masa depan,” ujar Ida Bagus Ketut Surya Putra saat membacakan sambutan Kakwarda Bali.
Apresiasi Keunggulan Gugus Depan
Momen istimewa terjadi saat pangkalan SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar. saat menampilkan proses latihan. Delegasi Thailand menyaksikan langsung kedisiplinan anggota Pramuka Indonesia melalui upacara bendera dan demonstrasi keterampilan pioneering (pembuatan tiang bendera).
Mr. Sopon Chuaysong mengaku sangat terkesan dengan budaya dan sistem pendidikan kepanduan di Indonesia. “Luar biasa Pramuka Indonesia. Sambutannya sangat riang gembira, kedisiplinannya terlihat sejak upacara, dan adik-adik di sini sangat terampil dalam membuat pioneering,” ungkapnya penuh kekaguman.
Acara diakhiri dengan pertukaran cindera mata antara Kwarda Bali dan Nakhon Songkhla Scout Club sebagai simbol persahabatan abadi antara kedua negara. Turut hadir menyambut delegasi, jajaran Wakil Ketua Kwarda Bali di antaranya Dra. Luh Made Sri Yuniati, M.Pd., Dr. Ir. I Komang Agusjaya Mataram, M.Kes., serta jajaran Sekretaris dan Andalan Kwarda Bali.
Editor: Rudi.







