Sembilan Anak di Bawah Umur Jadi Pemandu Lagu, Polres Gianyar Segel Kafe di Ketewel
Road to Balinale 2026: Sekda Eddy Mulya Optimis Festival Film Internasional Jadi Magnet Wisatawan Berkualitas di Denpasar
Foto: Sekda Denpasar Eddy Mulya hadiri Road to Balinale 2026 di Sanur. Festival film internasional ini jadi magnet wisatawan berkualitas dan perkuat ekosistem kreatif.

SANUR, Letternews.net – Atmosfer sinema dunia mulai menyelimuti Kota Denpasar. Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, secara resmi menghadiri gelaran Road to Balinale 2026 yang berlangsung eksklusif di Bali Beach Garden Terrace, The Meru Sanur, Kamis (30/4) malam.
Acara yang menjadi gerbang pembuka Bali International Film Festival edisi ke-19 ini turut dihadiri oleh Konsulat Jenderal Australia, Jo Stevens, Festival Director Balinale, Deborah Gabinetti, serta jajaran tokoh industri kreatif global.
Fokus pada Wisatawan Berkualitas dan Ekosistem Kreatif
Dalam sambutannya, Sekda Eddy Mulya menekankan bahwa Balinale bukan sekadar ajang hiburan, melainkan instrumen strategis untuk mendatangkan segmen wisatawan dengan profil yang beragam dan berkualitas.
“Inilah segmen wisatawan yang kita butuhkan untuk memperkuat kualitas pariwisata Kota Denpasar, bukan sekadar kuantitas. Mereka datang untuk kedalaman budaya, pertukaran gagasan, dan apresiasi karya seni sinema dunia,” ujar Eddy Mulya didampingi Kabid Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekraf, AA Ngurah Mahendra Putra.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemkot Denpasar untuk menjadi mitra aktif dalam membangun ekosistem kreatif di Sanur. Bagi Pemkot Denpasar, investasi pada SDM kreatif—seperti sineas muda dan seniman—adalah investasi masa depan pariwisata kota.
Balinale 2026: 100 Film dari 35 Negara
Festival Director Balinale, Deborah Gabinetti, mengungkapkan bahwa Balinale 2026 yang akan berlangsung pada 1–7 Juni 2026 mendatang bakal menyuguhkan skala yang lebih besar.
Terdapat sekitar 100 film dari 35 negara yang akan diputar, mencakup:
-
20 World Premieres
-
10 International Premieres
-
26 Asian Premieres
Selain pemutaran film, festival ini tetap konsisten mengembangkan talenta global melalui program Art of the Score hasil kolaborasi dengan The Juilliard School sejak 2021, yang mempertemukan sineas dunia dengan mahasiswa pencipta musik visual.
Editor: Rudi.







