Monarch Bali Dalung Rayakan Valentine 2026 dengan Aksi Kemanusiaan “Jalinan Kasih”
Wamendagri Bima Arya Dorong Nusa Penida Jadi ‘Green Island’ dan Usulkan Masuk Destinasi Super Prioritas
Foto: Wamendagri Bima Arya kunjungi Nusa Penida untuk dorong percepatan infrastruktur & konsep Green Island. Simak rencana besar untuk Klungkung di sini.

KLUNGKUNG, Letternews.net – Masa depan pariwisata Nusa Penida mendapat angin segar. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya, melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke wilayah kepulauan eksotis di Kabupaten Klungkung tersebut, Minggu (15/2/2026). Kunjungan ini fokus pada penyelarasan program pusat-daerah serta percepatan infrastruktur dasar.
Kehadiran mantan Wali Kota Bogor ini disambut hangat oleh Bupati Klungkung I Made Satria, Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, serta jajaran OPD terkait di lingkungan Pemkab Klungkung.
Meninjau Infrastruktur Dasar dan Destinasi Unggulan
Selama dua hari, Bima Arya meninjau titik-titik krusial, mulai dari Pantai Kelingking, Broken Beach, hingga fasilitas vital seperti SWRO (Sea Water Reverse Osmosis) Penida di Desa Sakti dan RSUD Gema Santi.
Bupati I Made Satria dalam pemaparannya menegaskan bahwa Nusa Penida membutuhkan dukungan konkret pemerintah pusat, terutama melalui Program Inpres Jalan Daerah dan Air Minum. Tantangan geografis kepulauan memerlukan investasi besar untuk memastikan akses wisatawan dan kebutuhan air bersih penduduk lokal terpenuhi.
Visi Green Island dan Pendanaan Fiskal
Merespons hal tersebut, Wamendagri Bima Arya mengaku terkesan dengan potensi hidden paradise Nusa Penida, namun mengakui infrastruktur saat ini belum sebanding dengan nama besarnya.
“Saya insyaallah akan membantu mendampingi Pemkab Klungkung mencari sumber pendanaan alternatif. Ini harus cepat agar momentum kunjungan wisatawan bisa mendongkrak PAD,” tegas Bima Arya.
Ia mendorong pematangan konsep Green Island Nusa Penida. Konsep ini diharapkan terintegrasi dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar pembangunan tetap berkelanjutan dan tidak merusak alam. Lebih jauh, Bima Arya berencana mengusulkan Nusa Penida kepada Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, agar masuk dalam daftar Destinasi Super Prioritas.
“Kemendagri memiliki dana insentif fiskal sekitar Rp5 triliun. Nanti akan kita lihat kemungkinan dukungannya, termasuk untuk penanganan isu sosial seperti kemiskinan dan stunting di wilayah ini,” pungkasnya.
Editor: Rudi.







