Jalankan Arahan Presiden Prabowo, Wabup Tjok Surya Pimpin Aksi Kolosal Bersih Pantai Watu Klotok
Gubernur Koster Gandeng Kakanwil Imigrasi Baru: Perketat Pengawasan WNA demi Marwah “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”
Foto: Gubernur Bali Wayan Koster ajak Kakanwil Imigrasi baru Felucia Sengky Ratna perkuat Satgas pengawasan WNA demi amankan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

DENPASAR, Letternews.net – Gubernur Bali, Wayan Koster, secara khusus mengajak Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali yang baru, Felucia Sengky Ratna, untuk memperkuat sinergi dalam menata pariwisata dan keamanan di Pulau Dewata. Pertemuan strategis ini berlangsung di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali pada Rabu (Buda Paing, Uye), 04/02/2026.
Gubernur Koster menekankan bahwa peran Imigrasi adalah kunci utama dalam menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali sesuai visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.
Imigrasi Sebagai Garda Terdepan Penertiban
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur yang dikenal tegas dalam urusan tata kelola pariwisata ini mengingatkan bahwa Bali sebagai destinasi dunia sangat rentan terhadap pelanggaran oleh orang asing. Mulai dari overstay hingga penyalahgunaan visa kerja.
“Peran Imigrasi sangat menentukan, karena Bali dikunjungi wisatawan asing paling banyak. Saya mengajak Ibu Kakanwil untuk kerja bareng menjalankan tata kelola ini,” tegas Gubernur Koster.
Beliau juga secara khusus meminta agar Satgas Imigrasi yang telah dibentuk sebelumnya tetap dijalankan fungsinya secara optimal. Satgas ini dinilai efektif dalam mengedukasi sekaligus menindak orang asing yang tidak menghormati aturan dan budaya di Bali.
Respon Imigrasi: 100 Personel Satgas Siap Siaga
Menanggapi arahan Gubernur, Kakanwil Dirjen Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program strategis pengawasan orang asing. Pihaknya sepakat bahwa ketertiban administratif dan hukum bagi WNA adalah harga mati untuk menjaga kualitas pariwisata Bali.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan Bapak Gubernur. Saat ini, Imigrasi di Bali melibatkan 100 personel Satgas yang tersebar di berbagai titik strategis untuk memantau aktivitas orang asing secara intensif,” jelas Felucia Sengky Ratna.
Sinergi antara Pemprov Bali dan Kanwil Imigrasi ini diharapkan mampu menciptakan iklim pariwisata yang lebih bermartabat, di mana setiap pendatang wajib tunduk pada regulasi sekala maupun niskala yang berlaku di Bali.
Editor: Rudi.








