Jalankan Arahan Presiden Prabowo, Wabup Tjok Surya Pimpin Aksi Kolosal Bersih Pantai Watu Klotok
Sambut Nyepi, 8 Ogoh-Ogoh Karya Anak TK Bakal Meriahkan Kasanga Festival di Lapangan Puputan
Foto: IGTKI Denpasar gelar Parade Ogoh-Ogoh Anak TK pada 8 Maret 2026 di Kasanga Festival. Simak persiapan dan makna edukasi budaya sejak usia dini di sini.

DENPASAR, Letternews.net – Semangat pelestarian budaya Bali kini mulai ditanamkan sejak usia dini. Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Denpasar bersiap menggelar Parade Ogoh-Ogoh Anak TK sebagai rangkaian dari Kasanga Festival 2026.
Ajang kreatif ini dijadwalkan akan menggetarkan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung pada 8 Maret 2026 mendatang. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi apik antara IGTKI, Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, serta Pasikian Yowana.
Ruang Edukasi Budaya yang Ramah Anak
Sekretaris IGTKI Kota Denpasar, Ni Putu Dessy Ari Susanti, mengungkapkan bahwa parade ini bukan sekadar tontonan, melainkan media pembelajaran filosofis bagi anak-anak. Tradisi ogoh-ogoh diperkenalkan sebagai simbol pengendalian diri dan harmonisasi alam (Bhuana Agung dan Bhuana Alit).
“Kami ingin menghadirkan ruang edukasi budaya yang ramah anak. Melalui parade ini, anak-anak belajar seni, melatih keberanian ekspresi, sekaligus menanamkan rasa cinta pada adat Bali sejak mereka masih di bangku TK,” ujar Dessy Ari Susanti, Selasa (03/02/2026).
8 Karya Kreatif dari Seluruh Kecamatan
Dalam parade nanti, akan ditampilkan 8 ogoh-ogoh anak TK yang mewakili empat kecamatan di Kota Denpasar. Teknisnya pun dirancang menarik:
-
Peserta: Dibagi menjadi dua tim besar (masing-masing tim sekitar 60 peserta).
-
Komposisi: Melibatkan penggerak ogoh-ogoh dan fragmen tari pendukung.
-
Durasi: Setiap tim diberikan waktu tampil selama 10 menit untuk menunjukkan kreativitasnya.
Apresiasi Bunda PAUD Kota Denpasar
Rencana ini disambut hangat oleh Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, saat menerima audiensi panitia di Kantor Wali Kota Denpasar. Menurutnya, pelibatan anak-anak dalam Kasanga Festival adalah langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan budaya Bali lintas generasi.
“Ini adalah sinergi luar biasa. Kita tidak hanya melestarikan adat, tapi juga membentuk karakter anak-anak melalui pendekatan yang menyenangkan. Harapannya, nilai-nilai budaya Bali tetap hidup di hati generasi penerus kita,” ungkap Ny. Sagung Antari Jaya Negara.
Editor: Rudi.








