Menjaga “Napas” Aktivitas Pulau Dewata: PLN UP2D Bali Intensifkan Pemeliharaan Gardu Induk demi Listrik Tanpa Kedip
Foto: Pasukan Elit PLN Bali,

DENPASAR, Letternews.net – Di balik gemerlap pariwisata dan lancarnya roda ekonomi Bali, terdapat kerja keras tim teknis yang memastikan energi listrik tetap mengalir tanpa henti. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan melalui pemeliharaan preventif berskala besar pada akhir Januari 2026.
Fokus utama kali ini adalah pelaksanaan assessment mendalam pada peralatan kubikel 20 kilovolt (kV) di sejumlah Gardu Induk (GI) strategis yang menjadi titik vital penyaluran listrik ke pelanggan di seluruh Bali.
Gardu Induk: Jantung Distribusi Listrik Bali
Gardu Induk merupakan infrastruktur kritikal yang menghubungkan jaringan tegangan tinggi ke jaringan distribusi perumahan, rumah sakit, hingga pusat perbelanjaan. Kondisi peralatan yang prima di lokasi ini menjadi harga mati untuk mencegah terjadinya gangguan pasokan secara meluas.
Tim teknis PLN UP2D Bali melakukan pemeriksaan menyeluruh yang meliputi:
-
Pengecekan visual komponen kritikal.
-
Pengujian fungsi mekanis dan elektrikal peralatan.
-
Evaluasi dini terhadap potensi gangguan akibat beban berlebih atau faktor lingkungan.
Langkah Strategis demi Kenyamanan Masyarakat
Manajer PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, menegaskan bahwa pemeliharaan preventif ini adalah langkah proaktif PLN untuk memastikan masyarakat tidak terganggu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari urusan rumah tangga hingga pelayanan publik yang sensitif.
“Gardu induk memiliki peran yang sangat penting dalam sistem penyaluran listrik. Dengan memastikan peralatan selalu dalam kondisi optimal, kami berupaya menghadirkan pasokan listrik yang stabil dan aman sehingga aktivitas masyarakat, sektor usaha, hingga pariwisata dapat berjalan lancar,” ujar Petrus Irwan, Jumat (30/01/2026).
Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Utama
Dalam setiap rangkaian pekerjaan teknis yang berisiko tinggi ini, PLN tetap mengedepankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penanganan kubikel 20 kV dilakukan oleh tenaga ahli tersertifikasi guna menjamin pengamanan sistem kelistrikan sekaligus keselamatan personel di lapangan.
Langkah berkelanjutan ini merupakan bagian dari transformasi PLN untuk memenuhi ekspektasi pelanggan akan layanan kelistrikan yang berkualitas tinggi, andal, dan berkelanjutan di masa depan.
Editor: Rudi.








