Penyanyi Nanoe Biroe Berduka, Istri Tercinta Berpulang Usai Berjuang Melawan Kanker Serviks; Keluarga Besar Kwarda Bali  Turut Melayat

 Penyanyi Nanoe Biroe Berduka, Istri Tercinta Berpulang Usai Berjuang Melawan Kanker Serviks; Keluarga Besar Kwarda Bali  Turut Melayat

Foto: Istri Nanoe Biroe, Ni Made Murniasih (Guru SMAN 8 Denpasar), berpulang 28/11 karena Kanker Serviks. Kwarda Bali (Duta Pramuka Peduli)

DENPASAR, Letternews.net – Dunia seni, pendidikan, dan komunitas Pramuka Bali diselimuti duka mendalam atas berpulangnya Ni Made Murniasih (Uny), istri tercinta dari penyanyi kawakan I Made Murdita yang lebih dikenal sebagai Nanoe Biroe. Ni Made Murniasih meninggal dunia pada Jumat, 28 November 2025 malam, di usia 43 tahun di RSUD Bali Mandara Denpasar, setelah berjuang melawan Kanker Serviks.

Kepergian sosok yang akrab disapa Uny ini meninggalkan luka mendalam bagi Nanoe Biroe. Dalam unggahan pribadinya, Nanoe mengungkapkan kesedihannya: “Hati ini, belum pernah sehancur ini. Belum pernah remuk, seremuk ini.”

BACA JUGA:  Buka PICA Fest 2025, Gubernur Koster Dukung Kreativitas Anak Muda dan Penguatan Budaya Lokal

Kwarda Bali Berbelasungkawa, Hormati Duta Pramuka Peduli

Sebagai bentuk simpati dan solidaritas, keluarga besar Gerakan Pramuka Kwarda Bali turut menyampaikan belasungkawa dan melayat ke rumah duka. Hal ini dilakukan karena Nanoe Biroe sendiri merupakan tokoh yang didaulat sebagai Duta Pramuka Peduli Kwarda Bali.

Bagus Partha Wijaya, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Kwarda Bali, memimpin kehadiran rombongan Pramuka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Ni Made Murniasih.

BACA JUGA:  Polda Bali Waspadai Adanya Kampanye Memanfaatkan Suatu Peristiwa untuk Panggung Politik

Sosok Guru Agama Hindu Berdedikasi di SMAN 8 Denpasar

Selain mendukung karier bermusik sang suami, Murniasih dikenal sebagai Guru Agama Hindu yang berdedikasi tinggi di SMA Negeri 8 Denpasar. Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 8 Denpasar, I Wayan Sucipta MPd, menyampaikan duka cita mendalam atas kehilangan salah satu guru terbaik yang juga menjabat sebagai pembina OSIS yang sangat andal.

Nanoe menceritakan, meskipun dalam kondisi sakit kritis, sang istri masih menunjukkan optimisme dan kerinduan untuk mengajar, bahkan sempat berucap: “Gek rindu sekolah, kangen mengajar.”

Murniasih dirawat intensif selama dua setengah pekan sejak 11 November 2025. Nanoe membagikan percakapan terakhir yang menunjukkan optimisme sang istri hingga akhir: ketika ditanya skala kesembuhan 1-10, istrinya menjawab “SEPULUH !!!”

BACA JUGA:  Kodam IX/Udayana Hadir Ciptakan Bali Bersih dan Lestari

Jadwal Upacara Pengabenan

Jenazah Ni Made Murniasih akan dipulangkan ke rumah duka di Banjar Buagan, Denpasar, pada Kamis, 4 Desember 2025, pukul 07.00 Wita.

Sementara itu, upacara pengabenan (Palebon) akan dilaksanakan pada Jumat, 5 Desember 2025 (Sukra Umanis Langkir), pukul 12.00 Wita, dengan memargi ke Setra Badung.

Simpati dan dukungan terus mengalir deras dari para Baduda (fans Nanoe Biroe), sahabat, dan kolega, menguatkan Nanoe Biroe dan keluarga dalam melewati masa duka ini.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: