Polemik Jalan Ditutup GWK, Gubernur Koster: “Jangan Musuhi Warga, Harus Bijak!”

 Polemik Jalan Ditutup GWK, Gubernur Koster: “Jangan Musuhi Warga, Harus Bijak!”

Foto: Gubernur Bali, Wayan Koster

 

DENPASAR, Letternews.net – Polemik penutupan akses jalan warga di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) akhirnya mendapat tanggapan serius dari Gubernur Bali, Wayan Koster. Gubernur Koster menegaskan bahwa penyelesaian masalah ini tidak bisa hanya menggunakan pendekatan formal, melainkan harus diselesaikan secara kultural dan mengedepankan harmoni dengan masyarakat.

BACA JUGA:  Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2022

Menurut Koster, jalan yang kini ditutup pagar oleh pihak GWK adalah akses vital yang telah lama digunakan warga, dan hingga saat ini belum ada jalur alternatif lain yang tersedia.

“GWK sebaiknya merangkul masyarakat sekitar sebagai penopang, bukan menjadikannya musuh,” tegas Gubernur Koster.

Sebelumnya, puluhan warga Banjar Adat Giri Dharma telah mengadu ke DPRD Bali lantaran akses jalan menuju rumah mereka ditutup selama lebih dari setahun. Penutupan ini bahkan memaksa warga berjalan jauh sambil memikul banten (sesajen) menuju jalan utama.

BACA JUGA:  Pulihkan Administrasi Warga, Disdukcapil Denpasar Gelar Jemput Bola Adminduk Pasca-Banjir

Pihak Manajemen GWK beralasan pemagaran dilakukan di atas tanah milik PT GAIN dan telah disosialisasikan sejak tahun 2024. Namun, janji untuk membuka akses kembali belum juga dipenuhi hingga saat ini. Publik kini menanti langkah bijak dari manajemen GWK untuk segera menyelesaikan polemik ini.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: