
Letternews.net — Presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berhasil memecahkan rekor dunia dengan perolehan suara terbanyak.
Bahkan, Presiden baru Republik Indonesia ini disebut-sebut meraup jumlah pemilih terbanyak di dunia yang mengalahkan pemimpin negara lainnya.
[irp]
Menanggapi hal itu, Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai, capaian perolehan suara terbanyak bagi Prabowo-Gibran adalah kebanggaan tersendiri untuk Indonesia.
Capaian ini, berdasarkan hasil final rekapitulasi suara oleh KPU, pasangan Prabowo-Gibran memperoleh sebanyak 96.214.691 suara.
“Ini sebuah kebanggaan ya bagi Prabowo dan Indonesia menjadi presiden perolehan suara terbanyak di dunia,” kata Ujang saat dihubungi, Selasa, 26 Maret 2024.
[irp]
Dia juga menyebut, perolehan suara tertinggi di dunia untuk kelas presiden, juga menjadi bukti bahwa rakyat betul-betul mencintai Ketum Partai Gerindra itu.
“Satu-satunya presiden di Indonesi dipilih oleh 96 juta. Artinya memang legitimasi Pak Prabowo sangat kuat bahwa dia betul-betul dicintai oleh rakyat,” tandasnya.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang Pilpres 2024. Prabowo-Gibran diketahui meraih suara 96.302.691 dari total 164.227.475 suara sah.
[irp]
Perolehan suara Prabowo di Pilpres 2024 juga disebut melampaui sejumlah pemimpin negara lainnya seperti Amerika Serikat hingga India.
Berikut daftar 10 pemimpin negara demokratis dengan perolehan suara terbanyak:
1. Prabowo Subianto (Indonesia, 2024): 96 juta pemilih
2. Joko Widodo (Indonesia, 2019): 85 juta pemilih
3. Joe Biden (Amerika, 2020): 81 juta pemilih
4. Susilo Bambang Yudhoyono (Indonesia, 2009): 73 juta pemilih
5. Dilma Roussef (Brazil, 2014): 54 juta pemilih
[irp]
6. Narendra Modi (India, 2019): 37 juta pemilih
7. Recep Tayyip Erdogan (Turki, 2018): 26 juta pemilih
8. Hassan Rouhani (Iran, 2017): 23 juta pemilih
9. Abdel Fattah Elsisi (Mesir, 2018): 21 juta pemilih
10. Emmanuel Macron (Perancis, 2017): 20 juta pemilih. (LN/SIN)