Wajah Baru Keamanan Bali: BSSA Resmi Dilantik, Siap Perangi Kriminalitas WNA dan Jaga “Taksu” Pariwisata

 Wajah Baru Keamanan Bali: BSSA Resmi Dilantik, Siap Perangi Kriminalitas WNA dan Jaga “Taksu” Pariwisata

Foto: Bali Solidity Security Association (BSSA) resmi dilantik untuk periode 2026-2031. Simak visi baru BSSA dalam menjaga keamanan pariwisata & menghadapi tren kriminalitas WNA.

DENPASAR, Letternews.net – Industri pariwisata Bali memasuki babak baru dalam standar pengamanan destinasi. Bali Solidity Security Association (BSSA) secara resmi mengukuhkan kepengurusan periode 2026-2031 sekaligus meluncurkan identitas logo baru di Denpasar, Rabu (28/01/2026).

Transformasi ini menandai evolusi besar dari organisasi sebelumnya, Bali Hotel Security Manager Association (BHSMA) yang berdiri sejak 2007, menjadi wadah yang lebih inklusif dan progresif bagi seluruh profesional keamanan pariwisata di Pulau Dewata.

BACA JUGA:  Pasca-Reshuffle, Analis Asing Soroti Potensi Risiko Fiskal di Bawah Menkeu Purbaya

Cok Ace: Security Adalah Wajah Pelayanan Pariwisata

Ketua PHRI Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), menegaskan bahwa BSSA merupakan pionir organisasi solidaritas keamanan pariwisata di Indonesia. Menurutnya, di era modern, peran petugas keamanan telah bergeser drastis.

“Keamanan adalah fondasi kepercayaan. Petugas security saat ini tidak boleh hanya menjaga gerbang, tapi harus menjadi pelayan pariwisata yang melek teknologi, hukum, dan budaya. BSSA harus menjaga keamanan fisik sekaligus menjaga ‘Taksu’ atau kesucian budaya Bali,” tegas Cok Ace.

BACA JUGA:  Ini Kata Cok Ace Soal Konsep Koster-Giri Bangun Pariwisata Bali ke Depan

Polda Bali Soroti Lonjakan Kasus WNA

Dukungan penuh datang dari Polda Bali. Dir Binmas Polda Bali, Kombes Pol Suwandi Prihantoro, memaparkan data mengejutkan mengenai tren kriminalitas yang melibatkan warga negara asing (WNA) sepanjang tahun 2025:

  • Pelaku Pidana WNA: 249 orang (Awal 2026 sudah mencapai 12 orang).

  • Korban Pidana WNA: 342 orang (Awal 2026 sudah mencapai 13 orang).

  • Isu Utama: Pelanggaran izin kerja ilegal, perkelahian antar-WNA, hingga jaringan narkoba internasional.

“BSSA harus menjadi mata dan telinga Polri. Kita perlu menekan angka pelanggaran wisatawan agar citra Bali tetap terjaga dan tidak ada persaingan tidak sehat antar anggota keamanan,” ujar Kombes Pol Suwandi.

BACA JUGA:  Ketua Kwarda Bali Cok Ace Turun Langsung Salurkan Bantuan Korban Banjir

Visi Putu Ngurah Suadnyana: Rangkul Seluruh Lini

Ketua BSSA terpilih periode 2026-2031, Putu Ngurah Suadnyana, menjelaskan bahwa nama baru “Solidity” mencerminkan semangat persatuan yang lebih luas. Kini, keanggotaan BSSA tidak lagi terbatas pada manajer hotel berbintang.

“Kami membuka pintu bagi rekan-rekan dari level supervisor hingga personel di restoran dan destinasi wisata di seluruh pelosok Bali. Fokus kami adalah profesionalisme dan integritas untuk mendukung pariwisata berkelanjutan,” ungkapnya.

Dengan pengukuhan ini, BSSA siap menjadi garda terdepan yang memadukan sistem pengamanan modern berbasis teknologi dengan kearifan lokal demi menjamin kenyamanan setiap wisatawan yang menginjakkan kaki di Bali.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: