Tumpek Uye di Denpasar: Tak Hanya Sembahyang, Ratusan Hewan Peliharaan Disucikan dan Divaksin Rabies Gratis
Foto: Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, dalam kesempatan meninjau vaksinasi gratis serangkaian perayaan Tumpek Uye kepada hewan peliharaan di area Pura Lokanatha Lumintang, Sabtu (7/2/26).

DENPASAR, Letternews.net — Pemerintah Kota Denpasar memaknai Hari Raya Tumpek Uye atau Tumpek Kandang dengan cara yang komprehensif. Tak hanya menggelar ritual keagamaan, Pemkot Denpasar juga memberikan perlindungan nyata bagi hewan peliharaan melalui layanan vaksinasi rabies gratis yang dipusatkan di kawasan Pura Agung Lokanatha, Lumintang, Sabtu (07/02/2026).
Kegiatan ini menjadi simbol keseimbangan antara pemuliaan secara spiritual (niskala) dan perlindungan secara medis (sekala) terhadap makhluk ciptaan Tuhan.
Vaksinasi Spesial di Hari yang Suci
Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, yang hadir didampingi Kabag Kesra Ida Bagus Alit Surya Antara, menyampaikan bahwa pemilihan momentum Tumpek Uye untuk vaksinasi massal bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesejahteraan hewan.
“Vaksinasi Rabies gratis sebetulnya rutin kami laksanakan. Namun, hari ini menjadi sangat spesial karena bertepatan dengan Tumpek Uye. Ini adalah bentuk nyata upaya kita memuliakan hewan sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan,” ujar Eddy Mulya.
Prosesi Ritual: Dari Persembahyangan hingga “Otonan” Hewan
Perayaan yang jatuh setiap 210 hari sekali pada Saniscara Kliwon Wuku Uye ini diawali dengan persembahyangan bersama yang dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Pengiyasan dari Griya Braban.
Uniknya, setelah ritual utama usai, dilakukan prosesi “Otonan Hewan”. Hewan-hewan peliharaan milik warga yang datang diajak masuk ke area upacara untuk diberikan percikan tirta suci sebagai simbol pembersihan. Kabag Kesra, Alit Surya Antara, menjelaskan bahwa makna Tumpek Uye adalah menyucikan Bhuwana Agung (lingkungan hewan) sekaligus menyucikan Bhuwana Alit (diri manusia) dari sifat-sifat kebinatangan.
“Setelah melewati prosesi otonan, para hewan kemudian langsung diarahkan ke jaba Pura Agung Lokanatha untuk mendapatkan vaksinasi gratis dari petugas distan,” jelasnya.
Memuja Ida Sang Hyang Widhi sebagai “Rare Angon”
Secara filosofis, Tumpek Uye merupakan pemujaan kepada manifestasi Tuhan sebagai Sang Hyang Siwa Pasupati atau Rare Angon, yakni sang penggembala semua makhluk di alam semesta. Pemkot Denpasar berharap melalui kegiatan terpadu ini, masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan hewan peliharaan mereka, sehingga ancaman rabies di Kota Denpasar dapat ditekan secara maksimal.
Editor: Anto.







