Sekda Eddy Mulya Perkuat Strategi Fiskal Denpasar di Workshop Nasional: Targetkan Anggaran Sehat dan Berdampak Ekonomi

 Sekda Eddy Mulya Perkuat Strategi Fiskal Denpasar di Workshop Nasional: Targetkan Anggaran Sehat dan Berdampak Ekonomi

Foto: Sekda Kota Denpasar Eddy Mulya hadiri Workshop Penguatan Fiskal 2026 di Jakarta. Fokus pada efisiensi belanja daerah dan optimalisasi PAD untuk ekonomi rakyat.

JAKARTA, Letternews.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menghadiri Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan RI melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK). Kegiatan ini berlangsung di Aula Pusdiklat Pajak, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Kehadiran Sekda Eddy Mulya yang didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Denpasar, Ni Putu Kusumawati, menegaskan komitmen Pemkot Denpasar dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang efektif, efisien, dan berintegritas guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA JUGA:  Ketua Mahkamah Agung: Jangan Ganggu Perjuangan Mahkamah Agung Mewujudkan Badan Peradilan yang Agung

Harmonisasi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

Plt. Kepala BPPK, Sudarto, dalam sambutannya menekankan bahwa workshop ini merupakan upaya krusial untuk menjaga irama tata kelola keuangan antara pusat dan daerah. Menurutnya, kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pimpinan daerah menjadi penentu utama apakah anggaran mampu menjadi pemantik efisiensi ekonomi.

“Workshop ini diharapkan dapat mengubah cara pandang daerah dalam mengalokasikan anggaran, agar benar-benar menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Sudarto.

BACA JUGA:  Gubernur Koster Lantik I Kadek Mudarta Jadi Kadishub Bali: Diminta Tegas Atasi Kemacetan Sarbagita Hingga Tertibkan Ojol Ilegal dan WNA Nakal

Fiskal Sebagai Pengungkit Ekonomi Denpasar

Sekda Eddy Mulya menyampaikan bahwa materi dalam workshop ini sangat relevan dengan tantangan pembangunan di Kota Denpasar. Isu strategis seperti integrasi perencanaan, percepatan realisasi belanja, hingga optimalisasi pemanfaatan aset menjadi fokus utama yang akan dipertajam sekembalinya ke daerah.

“Pengelolaan keuangan daerah yang berkualitas adalah pilar pertumbuhan nasional. Kami terus berupaya melakukan harmonisasi kebijakan fiskal dengan pusat, terutama dalam penggalian potensi pajak dan retribusi serta pembiayaan kreatif seperti Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),” jelas Eddy Mulya.

Selain penguatan strategi, Sekda Eddy juga menyoroti pentingnya program sertifikasi bagi aparatur pengelola keuangan. Hal ini bertujuan agar Pemkot Denpasar mampu mempertahankan kinerja tinggi sehingga berpeluang mendapatkan Insentif Fiskal dari pemerintah pusat sebagai bentuk apresiasi atas tata kelola yang baik.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: