Respons Cepat Pasca Pengunduran Diri: OJK Tunjuk Friderica Widyasari dan Hasan Fawzi Sebagai Pimpinan Pengganti

 Respons Cepat Pasca Pengunduran Diri: OJK Tunjuk Friderica Widyasari dan Hasan Fawzi Sebagai Pimpinan Pengganti

Foto: Logo OJK

JAKARTA, Letternews.net – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak cepat untuk menjamin stabilitas organisasi dan kepastian pasar. Melalui Rapat Dewan Komisioner (RDK) yang digelar di Jakarta pada Sabtu (31/01/2026), OJK resmi menetapkan Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK) untuk mengisi kekosongan jabatan krusial pasca pengunduran diri sejumlah pimpinan puncaknya.

Langkah ini diambil guna memastikan fungsi pengaturan, pengawasan, serta pelindungan konsumen di sektor jasa keuangan tetap berjalan optimal tanpa hambatan administratif.

BACA JUGA:  Antusiasme Pecah di Jamda Bali 2025: Pramuka Penggalang Rasakan Pengalaman Baru Scouting Skill Hingga Pelatihan Satuan Karya, Kwarda Bali Terapkan Sistem Rotasi Merata

Dua Sosok Kunci di Kursi Pimpinan Transisi

Dalam keputusan yang berlaku efektif mulai hari ini, OJK menetapkan dua figur senior untuk mengemban tanggung jawab ganda:

  1. Friderica Widyasari Dewi: Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen ini ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.

  2. Hasan Fawzi: Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) kini merangkap sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.

BACA JUGA:  Skandal OTT Bekasi: KPK Segel Rumah Kajari Bekasi dan Ruang Kerja Bupati Ade Kuswara Kunang Terkait Suap Proyek

Menjamin Stabilitas Organisasi dan Sektor Keuangan

Penunjukan ini dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Dewan Komisioner OJK. OJK menegaskan bahwa pengisian posisi ini merupakan bagian dari penguatan kelembagaan untuk merespons dinamika yang terjadi di sektor keuangan secara nasional.

“OJK memastikan bahwa koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan maupun layanan kepada masyarakat tetap dilakukan secara optimal. Stabilitas sektor keuangan dan penguatan pelindungan konsumen tetap menjadi prioritas utama,” Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK – M. Ismail Riyadi .

Penajaman Agenda Strategis

Meskipun bersifat transisi, para pimpinan pengganti ini diinstruksikan untuk melakukan penajaman terhadap kebijakan dan program kerja strategis. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan investor, terutama dalam pengawasan pasar modal dan bursa karbon yang tengah menjadi sorotan global.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: