Rakernas Pramuka 2026: Kwarda Bali Siap Transformasi Potensi Lokal Demi Dukung Swasembada Pangan Nasional

 Rakernas Pramuka 2026: Kwarda Bali Siap Transformasi Potensi Lokal Demi Dukung Swasembada Pangan Nasional

Foto: Kwarda Bali yang diwakili Kak Gung Eka tegaskan kesiapan dukung swasembada pangan dalam Rakernas Pramuka 2026 di Cibubur. Simak langkah strategis Bali!

JAKARTA, Letternews.net – Gerakan Pramuka Indonesia resmi menetapkan arah kompas organisasi untuk tahun 2026. Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas), Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso, secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pramuka 2026 di Aula Sarbini, Cibubur, Selasa (27/01/2026).

Membawa misi besar bertajuk “Memantapkan langkah organisasi, Mendukung Swasembada Pangan, Menuju Indonesia Emas 2045”, Rakernas ini menjadi titik tolak Pramuka untuk berkontribusi nyata dalam agenda strategis pemerintah, khususnya Asta Cita Nasional.

BACA JUGA:  Kwarda Bali Kunjungi Sesepuh dan Tokoh Gerakan Pramuka

Kwarda Bali: Gerak Cepat Integrasikan Program Nasional

Hadir mewakili Pulau Dewata, Waka Humas Data dan Digital Kwarda Bali, Anak Agung Eka Dharma Kusumawati, SH (Kak Gung Eka), menyatakan kesiapan Bali dalam mengawal kebijakan pusat tersebut. Menurutnya, instruksi Kwarnas mengenai kemandirian pangan sangat relevan dengan karakteristik Bali yang kaya akan potensi lokal.

“Arahan Ketua Kwarnas memberikan mandat jelas bagi daerah. Bagi Bali, integrasi program ke sektor pangan dan pemberdayaan anggota sangat mungkin diimplementasikan lewat jejaring komunitas dan potensi lokal. Kami siap bergerak cepat,” ujar Kak Gung Eka usai acara pembukaan.

Ia menambahkan, Kwarda Bali akan memfokuskan hasil Rakernas ini menjadi panduan operasional konkret untuk memperkuat kewirausahaan pemuda dan pengabdian masyarakat di Bali.

BACA JUGA:  Wawali Arya Wibawa Tinjau Vaksinasi Booster Kepada Penyandang Disabilitas

Pesan Kwarnas: Program Harus Membumi Hingga Gugusdepan

Dalam sambutannya, Kak Budi Waseso menekankan bahwa tahun 2026 harus menjadi lompatan besar bagi Pramuka agar lebih responsif terhadap kebutuhan bangsa. Anggota Pramuka diharapkan tidak hanya mahir dalam teknik kepanduan, tetapi juga memiliki keterampilan praktis di sektor pangan, kelautan, dan kewirausahaan.

“Keputusan yang dihasilkan dalam Rakernas harus visioner namun tetap membumi. Bukan hanya bagus di atas kertas, tetapi dapat dilaksanakan hingga menyentuh anggota di gugusdepan,” tegas Kak Budi Waseso.

Selain fokus pangan, Pramuka tetap konsisten menjadi mitra pemerintah dalam penanggulangan bencana dan pembentukan karakter. Agenda besar lain yang menanti di 2026 adalah persiapan Jambore Nasional serta penguatan instruktur pangan di daerah.

BACA JUGA:  Denpasar-Darwin Perkuat Sister City: Fokus Pelabuhan dan Logistik, Siap Genjot Ekspor UMKM Bali ke Australia Utara

Menuju Indonesia Emas 2045

Rakernas yang berlangsung hingga 28 Januari ini diikuti oleh pimpinan Kwarda dari seluruh Indonesia. Kwarda Bali berkomitmen membawa pulang langkah strategis untuk menciptakan generasi unggul yang berkarakter serta mampu menjaga ketahanan pangan daerah.

“Kami berharap hasil Rakernas ini memberi panduan konkret sehingga daerah bisa bergerak lebih cepat mendukung agenda bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Kak Gung Eka.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: