
DENPASAR, Letternews.net – Semangat kolaborasi dan ledakan kreativitas anak muda kembali menggemuruh dalam gelaran Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 6.0 Tahun 2026. Berbagai komunitas kreatif lintas sektor turut mengambil bagian untuk memperkaya pengalaman festival. Salah satu pementasan yang sukses mencuri perhatian ribuan pasang mata hadir dari Teater Kini Berseri (Tekiber) melalui pertunjukan operet spektakuler bertajuk “Princess Panda: The Art of Light and Shadow”.
Kehadiran Tekiber di atas panggung festival menjadi bukti nyata dari geliat semangat kolaboratif yang terus didorong oleh Pemerintah Kota Denpasar. Penampilan ciamik ini sekaligus memperkuat posisi D’Youth Fest tidak hanya sekadar festival hiburan musik semata, melainkan menjelma sebagai ruang ekspresi seni kontemporer, edukasi publik, serta wadah pengembangan karakter generasi muda.
[irp]
Creative Director pertunjukan, I Gede Benny Dipo Pratama, menjelaskan bahwa lakon “Princess Panda: The Art of Light and Shadow” dipilih secara matang untuk menyampaikan pesan filosofis mendalam mengenai pentingnya menemukan titik keseimbangan hidup di tengah badai perbedaan opini di era modern.
Melalui perjalanan para tokohnya yang berasal dari dunia dan pandangan yang bertolak belakang, operet ini menggambarkan bagaimana harmoni visual dan rasa dapat tercipta ketika perbedaan tidak lagi menjadi pemantik perpecahan, melainkan kekuatan magis untuk saling melengkapi.
“Kisah ini selaras dengan tema besar REGROW (Feel The Grow) yang diusung D’Youth Fest tahun ini. Kami mengajak penonton untuk bertumbuh kembali melalui pemahaman, penerimaan, dan keberanian membangun keseimbangan baru yang kokoh sebagai fondasi bagi masa depan yang lebih baik,” ujar Benny Dipo Pratama penuh semangat.
BACA JUGA:Whatsapp Keluarkan Aturan Baru
Seni pertunjukan kolosal ini pun hadir sebagai medium komunikasi visual yang sangat relevan dengan dinamika kehidupan sosiologis anak muda zaman sekarang, di mana empati dan kolaborasi menjadi kunci utama untuk bangkit dan bertumbuh.
[irp]
Sajian seni teater modern yang berkualitas tinggi tersebut langsung menuai banjir pujian dari jajaran pemangku kebijakan Kota Denpasar. Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif Teater Kini Berseri dalam mendukung penguatan subsektor seni pertunjukan di D’Youth Fest 6.0.
“Kegiatan seperti ini menjadi bukti sahih bahwa sektor ekonomi kreatif memiliki andil besar dalam memperkuat identitas kultural Kota Denpasar, sekaligus menjadi ruang positif untuk memicu produktivitas positif generasi muda,” ungkap Ni Luh Putu Riyastiti.
Senada dengan Kadispar, Ketua Badan Kreatif (BKRAF) Kota Denpasar, Ari Setiya Wibawa, juga memuji konsistensi Tekiber yang dari tahun ke tahun selalu sukses tampil memukau dan menghadirkan warna pembeda yang segar di panggung festival.
Menurut Ari, kolaborasi intim dengan komunitas seni organik seperti Tekiber merupakan pilar penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) dari hulu ke hilir di Kota Denpasar. D’Youth Fest diproyeksikan sebagai inkubator yang terus membuka peluang tumbuh bagi talenta muda untuk berekspresi, membangun jejaring profesional (networking), serta menciptakan karya seni yang berdampak luas bagi publik.
Merespons dukungan tersebut, Benny selaku perwakilan Tekiber menyampaikan terima kasih mendalam atas komitmen berkelanjutan dari Pemkot Denpasar dan BKRAF melalui program Operet This Week. Ia optimis, dengan talenta muda yang melimpah dan komunitas yang aktif, Denpasar akan terus mengukuhkan posisinya sebagai barometer kota kreatif di Indonesia.
Editor: Rudi.