Pujawali Purnama Kawulu di Pura Catur Lawa Besakih: Wagub Giri Prasta Kukuhkan Pengurus MGPSSR Karangasem

 Pujawali Purnama Kawulu di Pura Catur Lawa Besakih: Wagub Giri Prasta Kukuhkan Pengurus MGPSSR Karangasem

Foto: Wagub Bali Nyoman Giri Prasta hadiri Pujawali Purnama Kawulu di Pura Catur Lawa Ratu Pasek Besakih. Dirangkai dengan pengukuhan pengurus MGPSSR Karangasem.

KARANGASEM, Letternews.net – Suasana khidmat menyelimuti lereng Gunung Agung saat ribuan Semeton Pasek menghadiri upacara Nedunang Ida Bhatara serangkaian Pujawali Purnama Kawulu di Pura Catur Lawa Ratu Pasek, Pura Agung Besakih, Minggu (01/02/2026).

Hadir langsung dalam prosesi sakral tersebut, Wakil Gubernur Bali sekaligus Ketua Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali, Nyoman Giri Prasta. Momentum suci ini kian bermakna dengan dilaksanakannya pengukuhan pengurus MGPSSR tingkat Kabupaten dan Kecamatan se-Karangasem.

BACA JUGA:  Pusatkan Komando di Bali, Kapolri Pantau Langsung Keamanan Wisata Nasional dari Nusa Dua

Momentum Eling Leluhur dan Penyucian Diri

Wagub Giri Prasta, didampingi Ketua Umum MGPSSR Pusat Nyoman Kenak, berkesempatan ngaturang ayah mundut Pralingga Ida Bhatara untuk distanakan di Meru Pesamuhan. Dalam arahannya, Giri Prasta menekankan bahwa pujawali ini adalah panggilan batin bagi seluruh pratisentana Pasek untuk selalu eling (ingat) dan bersyukur kepada leluhur.

“Kita melaksanakan upacara sekala-niskala yang bertepatan dengan pawatekan Pujawali Ida Bhatara Sesuhunan Mpu Gni Jaya. Sebagai pratisentana-Nya, mari kita menghaturkan sembah sujud dan menjaga persatuan sebagai bukti nyata bhakti kita kepada leluhur,” ujar Giri Prasta.

BACA JUGA:  Warga Besakih: Wayan Koster dan Giri Prasta Orang Baik yang Banyak Perhatikan Orang Kecil

Pengukuhan Pengurus: Bukan Sekadar Formalitas

Bersamaan dengan pujawali, dilaksanakan upacara Mejaya-jaya dan penyerahan SK Pengurus MGPSSR se-Kabupaten Karangasem. Ketua Umum MGPSSR Pusat, Nyoman Kenak, menegaskan bahwa prosesi ini adalah penyucian secara sekala dan niskala bagi para pengurus dalam mengemban tanggung jawab organisasi.

“Warga Pasek adalah samudra. Kita harus kuat bak baja namun tetap menjadi penyejuk di tengah dinamika sosial. Pasek adalah Pacek (paku/penguat). Wujudkan bhakti dengan bukti nyata bagi masyarakat Bali,” tegas Nyoman Kenak dengan semangat.

BACA JUGA:  Presiden Ajak Seluruh Anak Bangsa Bumikan Pancasila

Jadwal Pujawali dan Harapan Kedepan

Rangkaian karya Pujawali Purnama Kawulu di Pura Catur Lawa Ratu Pasek akan berlangsung dengan jadwal sebagai berikut:

  • Puncak Karya: Senin, 2 Februari 2026.

  • Nyejer: Selama tiga hari (kesempatan bagi semeton untuk tangkil).

  • Penyineban: Kamis, 5 Februari 2026.

BACA JUGA:  Keakraban Gubernur Wayan Koster dan Kepala Daerah Terpilih se-Bali Jelang Pelantikan di Istana Negara

Upacara suci ini dipuput oleh sejumlah Sulinggih, di antaranya Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Putra Pemuteran dan beberapa Pandita Mpu lainnya, memastikan prosesi berjalan sesuai tatanan sastra agama.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: