Targetkan Juara Umum Porprov 2027, Wawali Arya Wibawa Buka Rakerkot KONI Denpasar 2026
Pemkot Denpasar Evaluasi Kesanga Festival dan PKB XLVII, Apresiasi Duta Seni
Foto: Wawali Arya Wibawa didampingi Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama dan Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana berfoto bersama para duta seni Kota Denpasar dalam Rapat Evaluasi terkait pelaksanaan Kesanga Festival dan PKB XLVII di Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Jumat (5/9)

DENPASAR, Letternews.net – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menggelar Rapat Evaluasi Kesanga Festival 2025 dan keikutsertaan Kota Denpasar pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-XLVII. Rapat yang diselenggarakan di Aula Dinas Kebudayaan pada Jumat (5/9) malam ini juga menjadi momen pemberian piagam penghargaan kepada seluruh seniman yang terlibat.
Hadir untuk menyerahkan penghargaan, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama, dan Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana.
Catatan dan Apresiasi untuk Festival Seni
Wakil Walikota Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Kesanga Festival 2025, yang telah menjadi tolok ukur bagi daerah lain. Namun, ia juga menekankan perlunya perbaikan di berbagai aspek, seperti keamanan dan ketertiban, untuk meningkatkan kualitas acara di masa depan.
Terkait PKB XLVII, Arya Wibawa mengucapkan terima kasih atas kerja keras para duta seni Kota Denpasar. Ia menyoroti pentingnya pembinaan yang berfokus pada kualitas dan inovasi, mengingat Denpasar memiliki banyak seniman berbakat.
“Tanamkan juga di diri masing-masing bahwa kalian bukan lagi duta setingkat Banjar atau Desa, namun sudah menjadi perwakilan Kota Denpasar,” pesan Arya Wibawa.
Komitmen untuk Peningkatan di Masa Depan
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, melaporkan bahwa lebih dari 1.000 seniman terlibat dalam dua ajang seni tersebut. Ia mengakui adanya kendala cuaca buruk saat Kesanga Festival, namun acara tetap berjalan dengan penyesuaian, seperti pemindahan lokasi lomba Beleganjur Ngarap.
Meskipun Kota Denpasar berhasil meraih juara pertama di beberapa kategori lomba PKB, seperti Lomba Gender, Mesatua Bali, dan Melukis, Raka Purwantara menyatakan bahwa masukan dari pengamat akan menjadi dasar untuk perbaikan di tahun mendatang.
“Persiapan di tahun mendatang akan lebih ditingkatkan. Ini tentunya untuk terus menjaga bibit-bibit seni Kota Denpasar agar tetap berkualitas,” tutupnya.
Editor: Rudi.








