Kinerja Intermediasi Efektif dan Akuntabel, Bank BPD Bali Terima Apresiasi LHP Kinerja dari BPK RI
Pecahkan Rekor MURI! Ribuan Ahli Gizi PERSAGI Gelar Edukasi Serentak di 1.266 Sekolah, Bali Berkontribusi di 53 Titik
Foto: Peringati Hari Gizi Nasional ke-66, PERSAGI gelar edukasi gizi serentak di 1.266 titik sekolah se-Indonesia & raih Rekor MURI. Cek kontribusi Bali di 53 sekolah!

DENPASAR, Letternews.net – Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) melakukan aksi spektakuler dengan menyelenggarakan Edukasi Gizi Serentak di seluruh penjuru tanah air pada Rabu (21/01/2026). Kegiatan ini bukan sekadar gerakan promotif, melainkan juga berhasil mencatatkan sejarah baru dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai edukasi gizi dengan titik sekolah terbanyak.
Gerakan nasional ini dilaksanakan secara masif di 1.266 titik sekolah di seluruh Indonesia. Provinsi Bali turut menyukseskan agenda ini dengan mengerahkan ahli gizi di 53 titik sekolah yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.
Fokus Utama: Literasi Gizi untuk Generasi Emas 2045
Mengusung tema “Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045”, kegiatan ini menyasar peserta didik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK. Tidak hanya siswa, para guru dan orang tua pun dilibatkan agar pendekatan edukasi menjadi lebih komprehensif.

Materi yang disampaikan telah terstandar secara nasional, mencakup tiga pilar utama:
-
Gizi Seimbang: Memahami porsi dan jenis nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
-
Keamanan Pangan: Memilih jajanan dan bahan makanan yang bebas dari zat berbahaya.
-
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS): Membangun kebiasaan sanitasi yang menunjang kesehatan.
Sinergi dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Pelaksanaan edukasi ini juga menjadi pendamping strategis bagi sekolah-sekolah penerima maupun non-penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah. PERSAGI ingin memastikan bahwa program pemberian makanan tambahan harus dibarengi dengan pemahaman prinsip gizi oleh para siswa.

“Melalui sinergi ini, kami ingin anak-anak tidak hanya sekadar makan, tetapi mereka paham mengapa mereka harus makan makanan bergizi. Ini adalah fondasi untuk membangun SDM yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju 2045,” tulis pernyataan resmi kegiatan tersebut.
Hari Gizi Nasional sebagai Momentum Perubahan
Peringatan HGN yang jatuh setiap 25 Januari menjadi pengingat pentingnya peran ahli gizi dalam mencegah stunting dan masalah gizi lainnya sejak dini. Keterlibatan aktif anggota PERSAGI dari tingkat pusat (DPP), daerah (DPD), hingga cabang (DPC) membuktikan soliditas profesi ini dalam mengawal kesehatan bangsa.

Dengan keberhasilan memecahkan rekor MURI, diharapkan literasi gizi di lingkungan sekolah meningkat secara terukur dan berdampak panjang pada kebiasaan hidup sehat masyarakat Indonesia.
Editor: Rudi.








