Pascademo, Saatnya Merajut Kebersamaan dan Introspeksi

 Pascademo, Saatnya Merajut Kebersamaan dan Introspeksi

Foto: Rudianto, CEO Media Letternews dan Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi JMSI Bali

Denpasar, Letternews.net – Pasca gelombang demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah, kini saatnya seluruh elemen bangsa merajut kembali kebersamaan dan melakukan introspeksi diri. Aksi-aksi yang seharusnya menjadi wadah penyampaian aspirasi, justru berujung pada kerusuhan yang merugikan semua pihak. Fenomena ini menjadi cerminan bahwa ada yang salah dalam cara kita berinteraksi dan mengelola perbedaan.

Menurut Rudianto, CEO Media Letternews dan Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi JMSI Bali, demonstrasi yang anarkis bukanlah cerminan dari budaya Indonesia yang mengedepankan musyawarah mufakat. “Unjuk rasa memang hak konstitusi, tapi unjuk batu dan unjuk emosi yang merusak itu kriminal. Kita harus kembali pada jati diri bangsa, di mana dialog dan kebersamaan menjadi solusi utama,” ujarnya.

Rudianto juga menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk introspeksi. “Ini adalah teguran keras. Masyarakat geram karena janji-janji tidak terpenuhi dan program tidak menyentuh akar permasalahan. Pemerintah harus berani mendengar kritik, bukan hanya sibuk dengan pencitraan,” tegasnya.

BACA JUGA:  HUT kemerdekaan RI ke- 78, Rudianto Himbau Kepada Generasi Mudah Agar Menjauhkan Diri Dari Hal Yang Merugikan

Peran Penting Media dan Masyarakat

Dalam merajut kembali kebersamaan, peran media dan masyarakat menjadi sangat krusial. Media harus kembali menjadi jembatan informasi yang akurat dan berimbang, sementara masyarakat harus cerdas dalam memilah informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah.

“Jika kepercayaan dunia pada keamanan Bali hancur, yang rugi adalah rakyat kecil. Mari kita sadar, menjaga Bali tetap damai adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Rudianto.

BACA JUGA:  Kejaksaan Negeri Badung Adakan, Temu Kangen dengan Insan Pers

Pascademo ini, sudah saatnya kita mengesampingkan perbedaan dan fokus pada perbaikan. Kebersamaan dan introspeksi adalah kunci untuk membangun kembali bangsa yang lebih kuat dan harmonis.

Editor: Nil

.

Bagikan: