OJK Kukuhkan Parjiman Jadi Kepala OJK Bali, Fokus Perkuat Ekonomi dan Sinergi Daerah

 OJK Kukuhkan Parjiman Jadi Kepala OJK Bali, Fokus Perkuat Ekonomi dan Sinergi Daerah

Foto: Pengukuhan Kepala Kantor OJK Provinsi Bali Parjiman oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.

DENPASAR, Letternews.net – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mengukuhkan Parjiman sebagai Kepala Kantor OJK Provinsi Bali yang baru, menggantikan pejabat sebelumnya, Kristrianti Puji Rahayu. Prosesi pengukuhan yang berlangsung di Denpasar pada Selasa (14/4/2026) ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran sektor jasa keuangan dalam mendukung ekonomi Pulau Dewata.

BACA JUGA:  OJK Regional 8 Bali, Penyaluran Kredit Capai Rp101,15 Triliun 

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepemimpinan di daerah merupakan ujung tombak integritas institusi. Ia menekankan pentingnya profesionalisme pimpinan dalam menjalin komunikasi lintas sektor.

“Pemimpin Kantor OJK Daerah harus mampu menjalin komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang baik dengan seluruh stakeholders. Sinergi yang kuat akan meningkatkan kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat di daerah,” ujar Hernawan.

Adaptasi terhadap UU P2SK Langkah mutasi ini juga disebut sebagai strategi OJK dalam menjawab tantangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Dengan perluasan wewenang tersebut, pimpinan OJK di daerah dituntut lebih andal dalam memastikan stabilitas dan inklusi keuangan tetap terjaga.

BACA JUGA:  Konsulat-Jenderal Australia di Bali Gencarkan Dukungan: Gelar Pelatihan Keamanan Digital untuk Perempuan Muda, Dorong Aksi Global 16 Hari Anti Kekerasan Digital

Gubernur Bali, Wayan Koster, menyambut hangat pengukuhan tersebut. Ia menyatakan bahwa harmonisasi antara Pemerintah Daerah Bali, OJK, dan Bank Indonesia selama ini telah mempermudah implementasi berbagai program pembangunan ekonomi masyarakat.

“Hubungan kami berjalan sangat harmoni. Hal ini memudahkan penyusunan program pembangunan yang membutuhkan dukungan penuh dari industri jasa keuangan di Bali,” kata Wayan Koster.

Acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi OJK, Anggota DPD RI Perwakilan Bali, jajaran Forkopimda, serta pimpinan pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) dan perwakilan akademisi di Bali.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: