Targetkan Juara Umum Porprov 2027, Wawali Arya Wibawa Buka Rakerkot KONI Denpasar 2026
Negara Menang! Presiden Prabowo Terima Rp6,6 Triliun dan 4 Juta Hektare Hutan Hasil Kerja Satgas PKH
Foto: Presiden Prabowo apresiasi Satgas PKH yang berhasil selamatkan 4 juta hektare hutan dan uang negara Rp6,6 triliun sepanjang 2025. Simak berita selengkapnya!

JAKARTA, Letternews.net – Presiden RI Prabowo Subianto secara langsung menyaksikan penyerahan laporan capaian bersejarah dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (24/12/2025). Laporan ini menandai keberhasilan besar pemerintah dalam memberantas mafia lahan dan memulihkan kerugian keuangan negara sepanjang tahun 2025.
Dalam kesempatan tersebut, dua pencapaian fantastis berhasil dibukukan oleh Satgas PKH sebagai bukti nyata penegakan hukum yang tidak pandang bulu.
Pemulihan Lahan Hutan Seluas 4 Juta Hektare
Satgas PKH melaporkan total penguasaan kembali kawasan hutan yang telah dirambah secara ilegal mencapai 4.081.560,58 hektare. Pada tahap V ini, Satgas menyerahkan kembali lahan seluas 893.002,38 hektare kepada negara untuk dikelola sesuai fungsinya.
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi tim di lapangan yang harus menghadapi berbagai rintangan dari korporasi nakal.
“Saya berterima kasih atas nama negara, bangsa, dan rakyat Indonesia. Saudara-saudara telah bekerja keras di medan yang sulit untuk memverifikasi 4 juta hektare lahan. Kita mengerti ada upaya korporasi untuk menghambat penyelidikan dan investigasi, namun saudara tetap teguh,” tegas Presiden Prabowo.
Penyelamatan Keuangan Negara Rp6,6 Triliun
Selain pengembalian lahan, Satgas PKH juga berhasil menyetorkan uang ke kas negara dengan nilai total mencapai Rp6.625.294.190.469,74. Angka ini bersumber dari hasil penyelamatan keuangan negara serta penagihan denda administratif terhadap korporasi yang melanggar ketentuan penggunaan kawasan hutan.
Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan kekayaan alam Indonesia dieksploitasi secara ilegal tanpa memberikan kontribusi bagi kemakmuran rakyat.
Perlawanan Korporasi Tidak Menghentikan Investigasi
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengakui adanya perlawanan dari pihak-pihak yang kepentingannya terganggu. Ia memahami besarnya tantangan dalam mengecek ribuan korporasi yang melanggar aturan. Keberhasilan Satgas PKH tahun 2025 ini dipandang sebagai sinyal kuat bahwa era “main mata” dengan perambah hutan telah berakhir di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
Editor: Rudi.








