Monarch Bali Dalung Rayakan Valentine 2026 dengan Aksi Kemanusiaan “Jalinan Kasih”
Mih Dewa Ratu! Viral Aksi Tak Senonoh di Rental PS Tabanan Pas Hari Valentine, Netizen: Sing Bani Nyewa Penginapan?
Foto: Heboh aksi tak senonoh pasangan di Rental PS Tabanan saat Valentine 2026. Simak kronologi dan reaksi netizen Bali yang menyayangkan kejadian tersebut.

TABANAN, Letternews.net – Jagat maya Bali kembali dibuat heboh dengan beredarnya kabar mengenai aksi tidak terpuji sepasang oknum remaja di sebuah persewaan PlayStation (Rental PS) di wilayah Tabanan. Mirisnya, aksi “m3sum” tersebut dilakukan tepat pada momen hari kasih sayang atau Valentine’s Day, Jumat (14/2/2026).
Video yang diduga terekam kamera pengawas (CCTV) tersebut mendadak viral di berbagai platform media sosial dan grup WhatsApp, memicu reaksi keras serta komentar pedas dari warganet Pulau Dewata.
Kejadian di Tengah Keramaian Rental
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tersebut dilakukan di salah satu bilik atau sekat rental PS yang memang sering kali memiliki privasi minim. Alih-alih fokus bermain game, pasangan tersebut malah kedapatan melakukan perbuatan yang melanggar norma kesusilaan di tempat umum.
Sontak saja, komentar “Mih, sing bani nyewa penginapan apa bes keliwat mekite?” (Mih, tidak berani sewa penginapan atau sudah terlalu kepengen?) menjadi kalimat yang paling banyak dilontarkan netizen Bali. Banyak yang menyayangkan mengapa tempat usaha produktif justru disalahgunakan untuk hal-hal negatif.
Netizen: Jaga Etika di Tempat Umum
Fenomena ini memicu keprihatinan mendalam. Selain dianggap mencoreng citra remaja di Tabanan, aksi ini juga merugikan pemilik usaha rental PS. Pemilik usaha kini dihimbau untuk lebih memperketat pengawasan, seperti memasang CCTV di sudut yang strategis serta menghilangkan sekat-sekat yang terlalu tertutup.
“Penting buat adik-adik kita, kalau mau pacaran ya yang sehat. Jangan di tempat umum seperti rental PS, apalagi sampai viral begini, yang malu bukan cuma diri sendiri tapi juga keluarga,” tulis salah satu netizen di kolom komentar.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai identitas pelaku, namun pihak terkait diharapkan dapat memberikan edukasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan merusak moral generasi muda.
Editor: Rudi.







