Targetkan Juara Umum Porprov 2027, Wawali Arya Wibawa Buka Rakerkot KONI Denpasar 2026
Mahakarya Seni Inklusif ‘Imajinari’ Puncaki Peringatan HDI dan HKSN 2025 di Denpasar: Pemkot Tegaskan Komitmen Wujudkan Kota Adil Bagi 173 Penyandang Disabilitas
Foto: PJ Sekda Denpasar IGN Eddy Mulya hadiri Mahakarya Seni Inklusif Ke-11 ‘Imajinari’ (10/12/2025) peringati HDI & HKSN. Pertunjukan 173 pemeran ini tegaskan komitmen Pemkot Denpasar pada inklusi dan pelayanan publik adil bagi penyandang disabilitas.

DENPASAR, Letternews.net – Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2025 di Kota Denpasar mencapai puncaknya dengan digelarnya Mahakarya Seni Inklusif Ke-11. Pertunjukan kolaboratif bertajuk “Imajinari” ini mengambil tema inspiratif ‘Keep Dancing, Keep Motivated’, dan digelar di Gedung Dharma Negara Alaya pada Rabu, 10 Desember 2025.
Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat, ketangguhan, dan kreativitas 173 orang pemeran yang terlibat. Para pemeran merupakan hasil kolaborasi antara penyandang disabilitas, pilar-pilar sosial, fasilitator, stakeholder, dan Pemerintah Kota Denpasar.
Denpasar Wajib Hadirkan Tindakan Nyata Inklusi
Dalam sambutannya, PJ Sekda Eddy Mulya menegaskan bahwa HDI dan HKSN 2025 adalah momentum penting untuk mengingatkan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh kesempatan, akses, dan pelayanan publik yang adil.
“Mari kita wujudkan Kota Denpasar yang tidak hanya berbicara tentang hak dan keadilan, namun kita hadirkan dengan tindakan nyata dengan tetap memberikan kesempatan, akses, hingga pelayanan publik yang adil bagi para penyandang disabilitas untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kota Denpasar,” pungkas Eddy Mulya, didampingi PJ Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. I Gusti Ayu Putu Suwandewi Mulya, dan jajaran lainnya.
Acara ini juga disaksikan oleh Forkopimda, LVRI Denpasar, dan para kepala sekolah SMP se-Kota Denpasar, menjadikannya sarana edukasi dan kesadaran bersama.
Inklusi Bukan Sekadar Konsep, Tapi Gerakan Nyata
Ketua Forum Konunikasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Kota Denpasar, Elsye Suryawan, menjelaskan bahwa mahakarya seni “Imajinari” mengangkat pesan bahwa setiap individu, dengan segala keberagaman dan kemampuannya, memiliki ruang untuk bersinar, berkarya, dan menginspirasi.
“Total 173 orang pemeran yang terlibat dalam mahakarya ini menjadi bukti nyata bahwa inklusi bukan sekedar konsep, tetapi gerakan bersama yang hidup, tumbuh dan menguat di Kota Denpasar,” ungkap Elsye Suryawan.
Elsye juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Denpasar yang dinilai telah konsisten mendukung dan memberi ruang bagi sahabat disabilitas dan pilar sosial untuk terus berkembang. Mahakarya Seni Inklusif ke-11 ini menjadi penutup yang berkesan, sekaligus penanda komitmen Denpasar untuk menjadi kota yang benar-benar inklusif.
Editor: Rudi.








