Viral Dugaan Pelecehan di Kampus: ISI Bali Buka Suara Terkait Kasus Lama yang Kembali Mencuat
Kemenkeu Berbenah: Dua Pejabat Eselon I Diberhentikan, Purbaya Siapkan Nama untuk Presiden Prabowo
Foto: Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

JAKARTA, Letternews.net – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan langkah berani dalam menata struktur kepemimpinan di tubuh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Terhitung sejak Selasa (21/4), dua pejabat tinggi eselon I resmi diberhentikan dari jabatannya, yakni Dirjen Anggaran Luky Alfirman serta Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu.
Keputusan ini menandai dimulainya transisi besar di otoritas fiskal nasional. Untuk menjamin kelancaran roda organisasi, operasional di kedua direktorat jenderal tersebut kini dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh).
Fase “Istirahat” dan Evaluasi Kompetensi
Menanggapi keputusan tersebut, Menkeu Purbaya menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pengkajian ulang posisi strategis di Kemenkeu. Terkait nasib karier Luky dan Febrio selanjutnya, Menkeu menyebut keduanya akan diberikan waktu jeda terlebih dahulu.
“Jabatan baru bagi keduanya masih dalam pengkajian. Istirahat dulu sebelum kami menentukan posisi yang sesuai dengan kompetensi masing-masing,” ujar Purbaya dalam pernyataannya. Kamis, (23/4/2026).
Tiga Kursi Strategis Menanti Restu Presiden
Langkah pembersihan ini membuat tiga jabatan eselon I di Kemenkeu kini lowong. Selain kursi Dirjen Anggaran dan Dirjen Strategi Ekonomi, posisi Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan yang sebelumnya ditinggalkan Masyita Crystallin juga masih kosong.
Purbaya memastikan bahwa proses seleksi kandidat terbaik tengah berjalan. Nama-nama terpilih nantinya akan diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan persetujuan akhir.
“Kami sedang menyeleksi kandidat terbaik untuk mengisi tiga jabatan strategis tersebut. Proses transisi kepemimpinan ini ditargetkan rampung pada awal hingga pertengahan Mei mendatang,” pungkas Menkeu.
Editor: Rudi.







