Jurusan Gizi Poltekkes Gelar Gebyar Edukasi Gizi, Menu Seimbang Cegah Stunting

 Jurusan Gizi Poltekkes Gelar Gebyar Edukasi Gizi, Menu Seimbang Cegah Stunting

Foto: Anggota Saka SBH dan Pamong Saka Pangkalan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar

Digiqole Ad

Letternews.net — Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar pada hari ini Sabtu, 3 September 2022 melaksanakan kegiatan Gebyar Edukasi Gizi Dengan Tema ”Menu Seimbang Cegah Stunting”.  Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak pada 25 sekolah dasar  di wilayah Kecamatan Denpasar Timur, melibatkan 200 mahasiswa anggota Saka Bakti Husada (SBH) dan 25 dosen dan PLP sebagai pendamping

Ketua Jurusan Gizi Dr. Ni Komang Wiardani, SST.,M.Kes. dalam pengarahannya menyampaikan kegiatan edukasi sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa melaksanakan edukasi, mengingat hal ini merupakan kompetensi yang harus dimiliki nantinya oleh seorang lulusan.  Sabtu, 3 September 2022.

Ni Putu Agustini, SKM.,M.Si. selaku Ketua Panitia menambahkan kegiatan edukasi ini merupakan serangkaian kegiatan memperingati  HUT Jurusan Gizi ke-37 dan memperingati hari Pramuka ke-61. Mahasiswa selaku anggota SBH mempraktekkan secara langsung “Krida Bina Gizi” dengan harapan siswa dapat menerapkannya dirumah masing-masing. Kepala sekolah sangat mendukung kegiatan ini dan menerima dengan senang hati serta merasakan manfaatnya untuk para siswa mengingat materi yang akan disampaikan dapat berdampak untuk mencapai kesehatan yang optimal.

BACA JUGA:  HUT Ke-37 Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar Adakan Seminar Penanggulangan Stunting di Bali

Materi edukasi diawali dengan pemaparan masalah gizi pada anak sekolah dasar diantaranya kurang gizi (stunting), gizi lebih (obesitas) dan anemia gizi besi. Untuk menghindari terjadinya masalah tersebut dianjurkan untuk sarapan atau makan pagi. Hal ini penting dilakukan karena memberikan beberapa manfaat diantaranya memberikan energi lebih, menyegarkan otak, mencegah penyakit maag, membantu perkembangan anak, dsb.nya.

Sumber makanan pokok diantaranya nasi, mie, jagung, kentang, dsb., sumber protein diantaranya ayam, ikan, telur, daging, tahu, tempe, dsb., sumber lemak diantaranya minyak goreng, mentega, margarine dan sumber vitamin mineral diantaranya kangkung, bayam, wortel, sawi hijau, papaya, mangga, melon, semangka, dsb.nya.

Seorang anak laki-laki yang berumur 10 tahun memerlukan energi sebanyak 2000 kkal dan protein 50 gram PMK No. 28 tahun 2019)  Untuk memenuhi kebutuhan zat gizi ini dapat dipenuhi dengan menu seimbang yang terdiri dari nasi 200 g, ayam goreng 100 g, tahu bacem 50 g, kangkung plecing 100 g dan pepaya 100 g.

BACA JUGA:  KPU Denpasar Dan Bawaslu Bangun Sinergitas Lintas Sektor Sukseskan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024

Para siswa mengikuti edukasi ini dengan antusias dan penuh perhatian, semoga nantinya dapat dilaksanakan dengan dampak akhir adalah meningkatkan kecerdasan siswa. Pada akhir kegiatan beberapa Kepala Sekolah berharap kegiatan ini tidak sampai disini namun dapat dilaksanakan secara rutin dengan sasaran seluruh siswa. Juga disampaikan untuk membuat MoU sehingga dapat digunakan untuk menunjang penilaian saat pelaksanaan akreditasi sekolah.

(LN/HUM/RL)

.
Digiqole Ad
Spread the love