Targetkan Juara Umum Porprov 2027, Wawali Arya Wibawa Buka Rakerkot KONI Denpasar 2026
Jaga Kesucian Kawasan Suci: Walikota Jaya Negara Pimpin Aksi Penghijauan dan Bersih-Bersih di Pura Beji Penatih
Foto: Walikota Denpasar Jaya Negara pimpin aksi penghijauan dan kebersihan di Pura Beji Penatih. Tanam 50 pohon sebagai komitmen jaga kesucian alam dan pura.

DENPASAR, Letternews.net – Komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga keselarasan antara alam dan religiusitas kembali ditegaskan. Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, turun langsung memimpin aksi kebersihan dan penghijauan di kawasan suci Pura Beji Desa Adat Penatih, Kelurahan Penatih, Denpasar Timur, Jumat (23/01/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi apik antara BKPSDM Kota Denpasar selaku bapak angkat kebersihan Kelurahan Penatih, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta elemen Desa Adat dan masyarakat setempat.
Tanam 50 Pohon Langka di Kawasan Pura
Sebagai upaya nyata menghijaukan kawasan suci, sebanyak 50 pohon bantuan dari DLHK Kota Denpasar ditanam di sekitar area Pura Beji. Jenis pohon yang ditanam pun memiliki nilai filosofis dan kelestarian, di antaranya:
-
Pohon Ketapang Kencana
-
Pohon Juwet
-
Pohon Badung
-
Pohon Mundeh
-
Pohon Gatep
Walikota Jaya Negara menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan implementasi nyata dari nilai gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan suci.
“Kami mengapresiasi sinergi yang terbangun. Ini adalah upaya bersama untuk menjaga kesucian pura sekaligus melestarikan lingkungan agar tetap asri bagi generasi mendatang,” ujar Jaya Negara di sela-sela kegiatan.
Sinergi Elemen Desa dan Pemerintah
Turut hadir dalam aksi tersebut Pj. Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Anggota DPRD Denpasar I Ketut Budha, Kepala BKPSDM I Wayan Sudiana, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati, serta Bendesa Adat Penatih I Wayan Ekayana.
Lurah Penatih, I Wayan Murda, menyampaikan terima kasih atas keterlibatan aktif bapak angkat kebersihan dan DLHK. Ia berharap kolaborasi ini menjadi agenda berkesinambungan.
“Harapannya, lingkungan yang bersih, hijau, dan lestari dapat terus terwujud, terutama di kawasan suci dan ruang publik yang ada di wilayah Penatih,” ungkapnya.
Aksi ini ditutup dengan pembersihan menyeluruh di area pura, memastikan kawasan yang kerap digunakan untuk kegiatan upacara keagamaan tersebut tetap dalam kondisi prima dan suci secara sekala maupun niskala.
Editor: Rudi.








