Targetkan Juara Umum Porprov 2027, Wawali Arya Wibawa Buka Rakerkot KONI Denpasar 2026
Jaga Harmoni Pulau Dewata, Kesbangpol Bali Bentuk Pengurus FPK: A.A. Bagus Ngurah Agung Terpilih Jadi Ketua
Foto: Badan Kesbangpol Bali gelar rapat pembentukan FPK 2026-2029. A.A. Bagus Ngurah Agung terpilih jadi ketua untuk jaga harmoni dan kerukunan suku di Bali.

DENPASAR, Letternews.net – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Badan Kesbangpol) Provinsi Bali resmi memulai langkah strategis dalam memperkuat rajutan keberagaman di Bali. Melalui Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa, rapat pembentukan dan pemilihan pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Bali sukses digelar di Ruang Rapat Bung Karno, Selasa (13/01/2026).
Dalam musyawarah tersebut, A.A. Bagus Ngurah Agung yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi Paguyuban Etnis Nusantara (FKPEN) Bali, terpilih secara aklamasi untuk menakhodai FPK Provinsi Bali masa bakti 2026–2029.
Landasan Hukum dan Peran Strategis FPK
Kepala Bidang Ideologi, Wasbang, dan Karakter Bangsa, I Komang Kusumaedi, yang memimpin rapat tersebut menegaskan bahwa pembentukan FPK merupakan amanat Permendagri Nomor 34 Tahun 2006 dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 12 Tahun 2010.
“FPK memiliki tujuan strategis untuk memperkuat persatuan melalui dialog antar suku, agama, ras, dan golongan (SARA). Perannya sangat vital dalam memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah demi mewujudkan masyarakat Bali yang harmonis dan berwawasan kebangsaan,” ujar Kusumaedi.
Sinergi Lintas Etnis Melalui Tim Formatur
Pemilihan pengurus kali ini melibatkan perwakilan etnis yang ada di Bali untuk masuk dalam tim formatur. Tim ini bertugas menyusun kepengurusan lengkap dalam waktu singkat. Beberapa perwakilan etnis yang terlibat antara lain: Etnis Jawa, Etnis Minang Saiyo, Etnis Batak, Etnis Toraja, Etnis Bali, Etnis Enam Marga dan Kesbangpol Bali. FPK Provinsi Bali nantinya akan beranggotakan 50 orang.
Harapan Mewujudkan Bali yang Aman dan Bahagia
Ketua FPK terpilih, Anak Agung Bagus Ngurah Agung, menyatakan komitmennya untuk segera merampungkan susunan pengurus dalam waktu satu minggu ke depan. “Harapannya, paguyuban etnis di Bali bisa bersama-sama berkegiatan dan mensosialisasikan program pemerintah kepada warga masing-masing. Kita jaga kerukunan agar bisa hidup berdampingan secara harmonis,” ungkapnya.
Di sisi lain, Komang Kusumaedi berharap kepengurusan baru ini segera diusulkan kepada Pj. Gubernur Bali untuk dilantik. “Kami harap formatur bekerja cepat, kalau bisa jangan lewat hari Minggu ini. Tugas FPK sangat mulia, yakni membantu Bapak Gubernur menciptakan rasa aman, damai, dan bahagia di Bali melalui semangat pembauran,” pungkasnya.
Editor: Rudi.








