Evakuasi KMP Tunu Pratama Jaya: Satu Jenazah Ditemukan di Hari Pertama Pengangkatan Bangkai Kapal

 Evakuasi KMP Tunu Pratama Jaya: Satu Jenazah Ditemukan di Hari Pertama Pengangkatan Bangkai Kapal

Foto: Tim evakuasi temukan satu jenazah dalam bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Jenazah dibawa ke RSUD Blambangan untuk identifikasi. Simak selengkapnya.

BANYUWANGI, Letternews.net – Proses pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali sejak 2 Juli 2025 lalu akhirnya memasuki babak baru. Di hari pertama tahap penyisiran bagian dalam kapal yang dilakukan secara bertahap, tim evakuasi berhasil menemukan satu jenazah yang diduga kuat merupakan salah satu korban dari tragedi mematikan tersebut.

Penemuan ini menjadi titik terang sekaligus duka mendalam bagi keluarga korban yang telah menanti kepastian selama lebih dari enam bulan.

BACA JUGA:  PLN Indonesia Power UBP Bali melalui Unit PLTG Gilimanuk Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Selamat Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali

Prosedur Pemakaman Layak dan Penghormatan Korban

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjungwangi Banyuwangi, Purgana, menegaskan bahwa setiap temuan jenazah akan ditangani dengan standar prosedur yang ketat dan manusiawi.

“Setiap jenazah yang ditemukan akan diperlakukan secara layak. Sesuai dengan kesepakatan awal bersama pihak keluarga, para korban akan dimakamkan melalui prosesi pemakaman massal yang terhormat,” ujar Purgana. Minggu, (1/2/2026). Saat ini, jenazah pertama yang berhasil diangkat tersebut segera dilarikan ke RSUD Blambangan untuk proses identifikasi medis dan penanganan lebih lanjut.

BACA JUGA:  Natal Aman dan Nyaman: Polda Bali Pertebal Pengamanan 9 Gereja Prioritas di Denpasar-Badung

Keluarga Korban Soroti Komunikasi Otoritas

Meski menyambut baik adanya perkembangan evakuasi, pihak keluarga korban menyampaikan catatan kritis terkait transparansi informasi. Bibit Hariyanto, perwakilan keluarga korban, mengaku telah menerima kabar penemuan jenazah tersebut namun menyesalkan minimnya pembaruan (update) resmi dari pihak terkait mengenai detail proses pengangkatan kapal.

“Kami sudah menerima informasinya, namun kami berharap ada komunikasi yang lebih intens dan terbuka dari otoritas terkait proses pengangkatan ini agar keluarga tidak bertanya-tanya dalam ketidakpastian,” ungkap Bibit.

BACA JUGA:  Berantas Korupsi, Kejati Bali Tangani 49 Perkara, Dua Kasus Besar Naik Penyidikan

Proses Evakuasi Bertahap

Pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya merupakan operasi teknis yang rumit mengingat kondisi arus Selat Bali yang ekstrem. Tim teknis berencana melakukan penyisiran ke seluruh ruangan kapal secara bertahap guna memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal di dalam bangkai kapal sebelum badan kapal sepenuhnya diangkat ke permukaan.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: