Ny. Putri Koster di Ubud: Jaga Akar Tradisi Lukisan Bali, Kualitas Karya Jangan Pernah Dikompromi!
City Explorer 2026: Pramuka SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar Tapaki Jejak Pengabdian Pattimura dan Martha Christina Tiahahu
Foto: SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar gelar City Explorer 2026 bertema Pattimura & Martha Christina Tiahahu. Ajang asah ketangguhan & solidaritas Pramuka Penegak

DENPASAR, Letternews.net – Di saat dunia merayakan kasih sayang pada 14 Februari 2026, Gugus Depan Pramuka SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar memilih cara unik untuk memaknainya. Ratusan peserta didik mengikuti kegiatan “City Explorer: Jejak Pengabdian Pattimura – Martha Christina Tiahahu”, sebuah perjalanan edukatif menyusuri sudut Kota Denpasar untuk memupuk jiwa nasionalisme.
Kegiatan ini secara resmi dilepas oleh Kepala SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar, apt. Ni Nyoman Yuningsih, S.Farm., M.Farm., di halaman sekolah. Dalam sambutannya yang menggugah semangat, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kasih sayang yang lebih besar: kasih sayang kepada sejarah dan bangsa.
Membawa Api Semangat dari Timur ke Jantung Kota
Nama Pattimura dan Martha Christina Tiahahu sengaja diangkat sebagai tema utama. Menurut apt. Ni Nyoman Yuningsih, kedua tokoh tersebut adalah simbol bahwa keberanian tidak mengenal usia dan pengabdian tidak mengenal batas.
“Pattimura dan Martha Christina Tiahahu adalah api yang tak pernah padam dari timur Indonesia. Hari ini, apinya kita bawa untuk menjelajahi sudut-sudut kota ini,” ujar Kepala Sekolah yang akrab disapa Bu Yuningsih tersebut.
Laboratorium Belajar di Sepanjang Jalan
City Explorer tahun ini dirancang sebagai ujian ketangguhan, kecerdasan, dan solidaritas bagi para anggota Pramuka. Para peserta ditantang untuk memecahkan teka-teki rute sambil menjaga kedisiplinan di ruang publik.
Dalam pesannya, beliau menekankan tiga poin utama bagi para “Pattimura-Pattimura Muda”:
-
Ketangguhan: Tak gentar menghadapi setiap tantangan medan.
-
Kecerdasan: Cekatan dalam memecahkan rute dan instruksi.
-
Solidaritas: Berangkat sebagai tim dan harus kembali sebagai tim yang utuh.
“Jaga sopan santun di sepanjang jalan. Kota ini adalah laboratorium belajar kalian. Jadilah cermin pemuda yang disiplin, hargai pengguna jalan lain, dan jaga kebersihan lingkungan yang kalian lalui,” tegasnya.
Pengabdian yang Tidak Mengenal Kata Berhenti
Kegiatan yang bertepatan dengan momen pelantikan Pramuka Penegak ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang pantang menyerah. Dengan mengucap “Om Awignam Astu Ya Nama Sidham”, apt. Ni Nyoman Yuningsih melepas para peserta untuk mengabdi melalui aksi nyata di lapangan.
Suasana semakin bergelora saat Kepala Sekolah memanggil semangat para peserta: “Pattimura-Pattimura Muda… SIAP?!” yang dijawab dengan lantang “SIAP!” oleh seluruh peserta, menandai dimulainya penjelajahan penuh makna tersebut.
Editor: Rudi.







