Denpasar Education Festival 2026: Pecahkan Rekor MURI Yoga Massal dan Luncurkan Senam Khas Vasudaiva Kutumbakam

 Denpasar Education Festival 2026: Pecahkan Rekor MURI Yoga Massal dan Luncurkan Senam Khas Vasudaiva Kutumbakam

Foto: Wawali Arya Wibawa buka Denpasar Education Festival 2026. Sebanyak 12.971 siswa pecahkan rekor MURI Yoga massal & peluncuran Senam Vasudaiva Kutumbakam.

DENPASAR, Letternews.net — Kota Denpasar kembali mengukir sejarah di dunia pendidikan. Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, secara resmi membuka Denpasar Education Festival (DEF) 2026 di Lapangan Taman Kota Lumintang, Rabu (6/5). Pembukaan festival yang mengusung tema “Edu-Green” ini ditandai dengan aksi spektakuler pemecahan rekor MURI Yoga Asana yang melibatkan belasan ribu siswa.

Festival yang berlangsung hingga 8 Mei 2026 ini menjadi ajang unjuk gigi kreativitas, inovasi, dan prestasi bagi seluruh jenjang pendidikan di Ibu Kota Provinsi Bali.

BACA JUGA:  Mau Tukar Uang Baru buat Lebaran? Ini Jadwal Lengkap dan Lokasi Layanan BRI di Wilayah Bali

Spektakuler: 12.971 Siswa Pecahkan Rekor MURI Yoga

Gema kesehatan mental dan fisik terpancar kuat dalam pembukaan DEF 2026. Sebanyak 12.971 siswa dari 238 sekolah se-Denpasar mengikuti Yoga Asana secara serentak. Aksi massal ini berhasil mencatatkan diri dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Kepala Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, menjelaskan bahwa yoga massal ini adalah upaya menghidupkan kembali budaya sehat di sekolah pasca-pandemi. “Kami ingin anak-anak mengenal yoga sejak dini agar mereka tangguh secara fisik maupun mental,” tegasnya.

BACA JUGA:  Jaga Harmoni Budaya, Wawali Arya Wibawa Saksikan Pengukuhan Prajuru Baru Desa Adat Pedungan

Peluncuran Senam Vasudaiva Kutumbakam

Selain rekor yoga, Pemkot Denpasar juga meluncurkan Senam Vasudaiva Kutumbakam. Senam ini diproyeksikan menjadi ciri khas baru Kota Denpasar dan saat ini sedang dalam proses pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) di Kementerian Hukum dan HAM. Langkah ini mempertegas komitmen Denpasar dalam membangun identitas pendidikan yang inklusif dan bersemangat gotong royong.

BACA JUGA:  Ajak Gotong Royong, Wawali Arya Wibawa Pimpin Penanganan Sampah Pasca Banjir

Inovasi ‘Edu-Green’ di Dharma Negara Alaya

Kemeriahan berlanjut di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) dengan pembukaan pameran pendidikan. Sebanyak 25 stan dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK memamerkan hasil penelitian, inovasi teknologi, hingga karya seni.

Tema “Edu-Green Menuju Sekolah Sehat” menjadi ruh dalam festival tahun ini. Fokusnya adalah mengedukasi generasi muda tentang pentingnya lingkungan hijau dan pola hidup sehat. Dalam ajang ini, diperkenalkan juga sekolah rintisan hasil kerja sama dengan Bank Indonesia (BI) yang dirancang untuk mendorong digitalisasi dan kreativitas pendidikan di Denpasar.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: