Sinyal Kuat Giri Prasta untuk Gus Bota: “Siapkah Kita Jadikan Gus Bota Bupati Badung?”
Transformasi Posyandu Denpasar: Tak Sekadar Kesehatan, Kini Garap Enam Layanan Dasar Masyarakat
Foto: Ketua TP Posyandu Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, ikuti Bina Posyandu 2026. Kini Posyandu layani 6 bidang SPM termasuk pendidikan & ketertiban umum.

DENPASAR, Letternews.net — Posyandu di Kota Denpasar tengah bersiap menghadapi transformasi besar. Berdasarkan regulasi terbaru, peran Posyandu kini diperluas untuk melayani enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Hal ini menjadi poin utama dalam kegiatan Bina Posyandu Angkatan IV Tahun 2026 yang diikuti oleh Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara.
Kegiatan yang berlangsung di UPTD Bapelkesmas Bali, 5–7 Mei 2026 ini, dibuka langsung oleh Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster. Acara ini menjadi momentum penting untuk menyamakan visi seluruh kader dalam menjalankan amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.
Perluasan Peran: Dari Kesehatan hingga Ketertiban Umum
Dalam arahannya, Ny. Putri Koster menekankan bahwa Posyandu kini resmi diakui sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD). Tugasnya tidak lagi hanya seputar kesehatan ibu dan anak, melainkan mencakup enam bidang SPM:
- Kesehatan
- Pendidikan
- Pekerjaan Umum
- Perumahan Rakyat
- Ketenteraman dan Ketertiban Umum
- Sosial
“Jika kader bergerak cepat dan terkoordinasi dengan baik, maka kebutuhan dasar masyarakat di tingkat banjar akan lebih cepat terpenuhi oleh pemerintah,” tegas Ny. Putri Koster.
Denpasar Siapkan 44 Peserta untuk Penguatan Kapasitas
Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, menyambut positif transformasi ini. Denpasar sendiri mengirimkan 44 peserta untuk mendalami regulasi dan teknis implementasi di lapangan.
“Melalui pembinaan ini, kami semakin memahami pentingnya penguatan kelembagaan dan koordinasi lintas sektor. Posyandu kini menjadi kunci pembangunan berbasis masyarakat yang lebih inklusif,” ujar Ny. Antari Jaya Negara.
Selama tiga hari, para peserta dibekali materi oleh narasumber lintas perangkat daerah, mulai dari Dinas Pendidikan hingga Satpol PP. Kegiatan ini diakhiri dengan penyusunan Rencana Kerja dan Tindak Lanjut (RKTL) agar transformasi enam bidang SPM ini dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga Denpasar.
Editor: Rudi.







