Harga Sesuai HET: Bukti Kehadiran Satgas Saber Pangan Polda Bali pada Sidak Pasar di Denpasar

 Harga Sesuai HET: Bukti Kehadiran Satgas Saber Pangan Polda Bali pada Sidak Pasar di Denpasar

Foto: Satgas Saber Pangan Polda Bali melakukan sidak di Pasar Kreneng dan distributor Denpasar (17/2/2026) untuk memastikan stabilitas harga 14 Bapoting sesuai HET menjelang hari besar keagamaan.

DENPASAR, Letternews.net – Stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah Denpasar mulai menunjukkan tren positif yang signifikan. Berangsur stabilnya harga 14 Bahan Pokok Penting (Bapoting) di pasaran kini mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Kondisi kondusif ini tidak terlepas dari peran aktif Satgas Saber Pangan Polda Bali dalam mengawal rantai distribusi dan harga di tingkat pedagang hingga distributor.

Guna memastikan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) berjalan berkelanjutan, Satgas Saber Pangan Ditreskrimsus Polda Bali kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) besar-besaran di Pasar Kreneng, sejumlah gudang distributor, hingga ritel modern di wilayah Denpasar pada Selasa (17/2/2026).

BACA JUGA:  DJP Bali Bersama Ditreskrimsus Polda Bali Sita Rumah Tersangka Pidana Pajak di Bali

Sinergi Lintas Instansi Kawal Mutu Pangan

Sidak kali ini merupakan aksi kolaboratif yang melibatkan personel Ditreskrimsus Polda Bali bersama dinas terkait yang tergabung dalam Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Bali. Di antaranya:

  • Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali

  • Dinas Perindustrian dan Perdagangan

  • Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP)

  • Perum Bulog

Tim gabungan menyisir sejumlah titik krusial, mulai dari pedagang eceran di Pasar Kreneng (Toko Sari Muncul, UD Dewi Unggas, Toko Rayen), distributor besar CV Sumber Pangan di Jalan Raya Buluh Indah, hingga ritel modern Supermarket Bintang di Jalan Hayam Wuruk.

BACA JUGA:  Denpasar Siap Laksanakan Program CKG Pemerintah Pusat, Walikota Jaya Negara dampingi PJ. Gubernur Bali Tinjau Puskesmas I Denpasar Utara

Fokus pada HET dan Ketersediaan Stok

Pemeriksaan difokuskan pada dua hal utama: kesesuaian harga jual 14 Bapoting di lapangan dengan regulasi pemerintah, serta ketersediaan stok di gudang penyimpanan.

“Tujuan utama Satgas Pangan adalah memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga wajar dan menjamin stok tetap aman di pasaran,” ujar perwakilan tim Satgas di sela-sela kegiatan.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan kabar menggembirakan. Sebagian besar komoditas dari 14 Bapoting dijual tidak melebihi HET. Salah satu penurunan yang paling mencolok terlihat pada komoditas telur ayam. Jika sebelumnya harga menyentuh angka Rp32.000 per lusin, kini telah turun menjadi Rp28.000 per lusin, berada di bawah angka HET yang ditetapkan sebesar Rp30.000 per lusin.

BACA JUGA:  Kasus Pembunuhan Songan Memasuki Babak Baru: Tiga Kakak Beradik Resmi Jadi Tersangka

Komitmen Menjelang Hari Besar Keagamaan (HBK)

Kehadiran Satgas Saber Pangan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah guna menjamin ketahanan pangan nasional. Pengawasan ketat ini juga dimaksudkan untuk menciptakan situasi pasar yang kondusif menyambut rangkaian Hari Besar Keagamaan (HBK).

Aksi preventif ini diharapkan mampu membentengi masyarakat dari praktik spekulan, terutama menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 serta persiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Satgas Saber Pangan Provinsi Bali menegaskan bahwa pemantauan rutin akan terus dilakukan secara berkala demi memberikan rasa aman bagi warga Bali dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: