Denpasar Belum Usai, Buleleng Geger: Oknum Guru SMK Diduga Cium Pegawai TU di Lingkungan Sekolah, Polres Buleleng Turun Tangan!

 Denpasar Belum Usai, Buleleng Geger: Oknum Guru SMK Diduga Cium Pegawai TU di Lingkungan Sekolah, Polres Buleleng Turun Tangan!

Foto: Ilustrasi Oknum Guru SMK Buleleng Diduga Cium Pegawai TU di Sekolah, Polres Buleleng Segera Usut Kasus Pelecehan Seksual!

BULELENG, Letternews.net – Belum reda kasus asusila yang mencoreng dunia pendidikan di Denpasar, kini giliran Buleleng digegerkan dengan dugaan pelecehan seksual di lingkungan sekolah. Seorang pegawai Tata Usaha (TU) di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Buleleng Timur melaporkan tindakan tidak senonoh yang dialaminya kepada Mapolres Buleleng.

Korban diduga dilecehkan oleh seorang pria berinisial SW, yang diidentifikasi sebagai guru di sekolah tersebut. Laporan ini secara resmi telah diterima Polres Buleleng dengan nomor LP/B/28/I/2026/SPKT/Polres Buleleng/Polda Bali, pada 24 Januari 2026.

BACA JUGA:  GURU CABUL! Baru Mengabdi 2 Minggu, Oknum Guru Bahasa Bali SMPN 6 Denpasar Dipecat Tidak Hormat Usai Tunjukkan Alat Kelamin ke Siswa

Kronologi: Dicium Saat Piket Jaga di Front Office

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yonana Rosalin Diaz, pada Senin (26/01/2026) menjelaskan kronologi kejadian. Peristiwa memilukan itu terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 10.18 WITA.

“Berdasarkan laporan, korban saat itu sedang melaksanakan tugas piket jaga di front office sekolah. Terlapor, SW, mendekati korban dan mencium korban sebanyak satu kali,” kata Iptu Yohana.

Ulah tak senonoh SW ini sontak membuat korban merasa tidak nyaman dan terganggu secara psikis. Korban pun memutuskan untuk mencari perlindungan hukum dan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.

BACA JUGA:  Geger! Video Tak Senonoh Diduga Oknum Guru SMPN 6 Denpasar Viral, Kadisdikpora Ambil Langkah Investigasi

Polres Buleleng Tegas: Kasus Sedang Diselidiki Unit PPA

Iptu Yohana menegaskan komitmen Polres Buleleng untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, apalagi yang menyangkut kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Buleleng saat ini tengah melakukan serangkaian penyelidikan mendalam.

“Polres Buleleng berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, apalagi kejadian ini terjadi di lingkungan pendidikan. Kami mengimbau semua pihak untuk tidak ragu melapor apabila mengalami atau mengetahui adanya tindakan yang mengarah pada pelanggaran hukum, khususnya kekerasan seksual,” tegasnya.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh institusi pendidikan untuk memperketat pengawasan dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, bebas dari segala bentuk pelecehan.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: