Mabuk Arak Berujung Maut di Selemadeg Timur: Buruh Proyek Tewas Dibacok Sabit dan Dipukul Balok, Dua Pelaku Diamankan Polres Tabanan

 Mabuk Arak Berujung Maut di Selemadeg Timur: Buruh Proyek Tewas Dibacok Sabit dan Dipukul Balok, Dua Pelaku Diamankan Polres Tabanan

Foto: Ilustrasi gambar perkelahian

TABANAN, Letternews.net – Aksi kekerasan yang dipicu konsumsi alkohol kembali menelan korban jiwa di wilayah hukum Polres Tabanan. Seorang buruh proyek bernama Giarto tewas setelah dibacok menggunakan sabit dalam insiden tragis yang terjadi di rumah bedeng PT Aditya Karya Mandiri (AKM), Banjar Dinas Bale Agung, Desa Bantas, Selemadeg Timur, Minggu malam (16/11/2025).

BACA JUGA:  Mardani Maming Divonis 10 Tahun Penjara

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Gusti Made Berata, membenarkan kejadian tersebut dan mengonfirmasi penangkapan dua pelaku: Moh. Nasihul Amin (29) dan Budi Santoso (48). Keduanya merupakan rekan kerja korban, berasal dari Jawa Timur.

“Korban meninggal dunia akibat luka bacok. Dua pelaku sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Iptu Berata (Kamis, 20/11/2025).

BACA JUGA:  Jaga Bali Tetap Kondusif, Gubernur Koster dan Tokoh Agama Keluarkan Seruan Bersama

Pemicu Tragedi: Arak dan Emosi Tak Terkendali

Penyelidikan mengungkapkan bahwa tragedi ini bermula ketika korban dan kedua pelaku mabuk bersama setelah patungan membeli dua botol arak Bali. Sekitar pukul 20.00 WITA, setelah minuman habis, korban yang sudah mabuk berat membeli satu botol tambahan dan mulai melontarkan kata-kata kasar.

Ketika pelaku Budi Santoso dan rekan lainnya mencoba meredakan suasana, korban Giarto justru mengamuk, mengambil sabit, dan menyerang. Saksi bernama Ifan terluka di kaki, dan tersangka Budi terluka di kepala saat berusaha merebut senjata tajam tersebut.

BACA JUGA:  Ungkap Tambang Ilegal Polda Bali Amankan Pelaku Asal Gunaksa

Didorong rasa sakit dan panik, Budi Santoso (48) membacok korban berkali-kali. Melihat rekannya terluka, tersangka Moh. Nasihul Amin (29) terpancing emosi, mengambil balok kayu, dan memukul dagu korban hingga terkapar dan tewas di tempat.

Setelah korban tersungkur bersimbah darah, kedua pelaku melarikan diri. Unit Reskrim Polsek Selemadeg Timur bersama Polres Tabanan bergerak cepat menyisir lokasi dan berhasil mengamankan kedua pelaku tanpa perlawanan. Keduanya kini ditahan dan proses hukum terus berjalan.

Peristiwa ini menjadi catatan miris betapa minuman keras terus menjadi pemicu utama kekerasan fatal di lingkungan pekerja proyek.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: