Buruh Proyek Mandi Dipantai Pererenan Hilang Digulung Ombak Besar

 Buruh Proyek Mandi Dipantai Pererenan Hilang Digulung Ombak Besar

Foto: penyisiran oleh Tim Rescue di sepanjang bibir Pantai Pererenan

Letternews.net — Seorang buruh bangunan, Rafi (18) dilaporkan terseret arus di Pantai Pererenan, Desa Buduk, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung pada Kamis sore, (14/12/2023) sekira pukul 17.10 Wita. Dari informasi yang diperoleh oleh Mandor Bangunan, Tolibin (29) kejadian bermula ketika korban yang saat itu mandi bersama dengan tiga orang rekannya mandi di area terlarang yang telah dipasang bendera. tiga rekan korban mandi dipinggir namun Rafi mandi agak ke tengah pantai. Menyadari hal tersebut rekan korban menjadi panik, nahasnya korban hilang digulung ombak besar.

BACA JUGA:  Tak Pandang Bulu, Gubernur Bali Siap Cabut Izin dan Viralkan Hotel-Resto yang Tak Bisa Urus Sampah Basis Sumber

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, (Basarnas) menerima laporan kejadian dari Balawista Pantai Kuta dan segera mengerahkan Tim Rescue ke lokasi kejadian.

“Kemarin malam sudah dilaksanakan penyisiran oleh Tim Rescue di sepanjang bibir Pantai Pererenan, namun hingga pukul 21.30 Wita korban belum juga ditemukan,” terang Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya.

BACA JUGA:  Pimpinan DPRD Provinsi Bali 2024-2029 Resmi Dilantik

Pencarian korban yang diketahui berasal dari Jawa Tengah ini telah dilanjutkan pagi ini dengan mengerah dua unit rubber boat dan dua jetski.

“Pencarian akan dibagai menjadi tiga area pencarian dengan luas pencarian mencapai 1.07 NM pada lokasi hilangnya korban,” jelas Nyoman.

Sementara itu hingga saat ini pencarian masih terus dilakukan bersama dengan Tim SAR Gabungan yang terlibat.

BACA JUGA:  Melukat Di Tabanan Warga Denpasar Hilang Terseret Arus 

“Saya berpesan kepada para pengunjung pantai agar berhati – hati dan selalu mentaati rambu – rambu peringatan yang berada di area pantai,” tutup Nyoman. (LN/AY)

.

Bagikan: