oleh

Terkait Hari Besar Keagamaan, Menag Keluarkan Aturan

Letternews.net — Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyatakan sejumlah larangan dalam rangka memeriahkan hari besar keagamaan.

Salah satu yang ia larang, yakni melakukan pawai termasuk saat Maulid Nabi Muhammad SAW pada 19 Oktober 2021 mendatang.

Tak hanya itu, pemerintah juga telah menggeser hari libur peringatan tersebut pada 20 Oktober 2021 sebagai antisipasi penyebaran Covid-19.

“Dilarang untuk melakukan pawai atau arak-arakan dalam rangka hari besar keagamaan yang melibatkan jumlah peserta dalam skala besar,” jelasnya, Minggu (10/10/2021).

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) juga telah mengeluarkan aturan terkait kegiatan masyarakat dalam memperingati hari besar keagamaan.

Kemenag menerbitkan Pedoman Penyelenggaraan Peringatan Hari Besar Keagamaan Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Yaqut meneken Surat Edaran Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2021 yang memuat pedoman tersebut pada 7 Oktober 2021.

Menurut Yaqut, penerbitan pedoman tersebut bertujuan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Selain itu juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memperingati Maulid Nabi, Natal, serta hari besar keagamaan lainnya.

Lebih lanjut, Yaqut juga menjelaskan bahwa pelaksanaan pedoman disesuaikan dengan kriteria level di wilayah masing-masing. (Mel/Rah).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *