oleh

5 Langkah Berikut Jika Terlanjur Utang di Pinjol Ilegal

Letternews.net — Di tengah pandemi Covid-19, penawaran pinjaman online (pinjol) ilegal kian marak.

Namun sayangnya hal itu justru cenderung merugikan masyarakat lantaran bunganya yang cukup tinggi.

Tidak hanya itu, denda pinjol juga tidak terbatas dan sistem penagihan utangnya yang meresahkan.

Pemerintah telah berupaya untuk memberantas keberadaan pinjol ilegal.

Menurut Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida sudah ada sebanyak  3.365 entitas yang berhasil pemerintah hentikan sejak 2018 hingga Juli 2021.

Pernyataan itu dia sampaikan dalam webinar “Perkembangan Inovasi keuangan Digital dan Waspada Investasi Ilegal di Indonesia”,  

Meskipun demikian, hingga saat ini penawaran pinjol ilegal kepada masyarakat masih tetap marak.

“Maraknya pinjol ilegal ini karena ada kemudahan membuat website atau aplikasi untuk menawarkan pinjaman. Kemudian untuk pemberantasannya juga mengalami kesulitan karena lokasi server banyak di luar negeri. Selain itu, tingkat literasi masyarakat juga rendah, serta adanya kebutuhan yang mendesak,” kata Nurhaida, Minggu (10/10/2021).

Kemudian berikut ini beberapa tips dari Nurhaida jika sudah terlanjur meminjam kepada pinjol ilegal agar tidak mengalami kerugian yang semakin besar.

  1. Segera lunasi. Sebab pinjol ilegal menerapkan bunga dan denda yang tinggi.
  2. Segera laporkan ke Satgas Waspada Investasi (email waspadainvestasi@ojk.go.id) jikalau ada tindakan yang tidak sepantasnya dilakukan oleh pelaku pinjol ilegal, segera lapor ke Satgas Waspada
  3. Ajukan restrukturisasi berupa pengurangan bunga, perpanjangan jangka waktu, penghapusan denda, apabila memiliki keterbatasan kemampuan untuk membayar, ajukan restrukturisasi berupa pengurangan bunga, perpanjangan jangka waktu, penghapusan denda, dan lain-lain.
  4. Apabila sudah jatuh tempo dan tidak mampu bayar, jangan Gi mencari pinjaman baru untuk membayar utang lama. 
  5. Jika penagihan tidak humanis seperti teror, intimidasi hingga pelecehan, segera blokir semua kontak yang bersangkutan (Ana/Ana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *