oleh

Anggota DPRD Ini Dicopot dari Jabatannya Karena Terbukti Selingkuhi Istri Pelaut

TORAJA | Letternews.net —  Bebera waktu lalu sempat heboh kasus seorang Anggota DPRD selingkuh dengan istri pelaut.

Diketahui pelaku adalah Anggota DPRD Toraja Utara inisial PD. Kini kasus perselingkuhan itu memasuki babak baru, di mana PD akhirnya kena sanksi akibat perbuatannya. Jabatannya sebagai ketua komisi dua dicopot setelah ia dilaporkan dugaan perselingkuhan dengan istri pelaut. Sanksi diputuskan dan dibacakan melalui rapat Paripurna DPRD Toraja Utara, Senin (29/3/2021).

Pembacaan sanksi dilakukan oleh Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Toraja Utara, Jusuf Tangke Manda.

Sanksi yang dibacakan berdasarkan hasil putusan anggota BK. Dalam pembacaan putusan, bahwa teradu PD dari Fraksi Golkar dinyatakan terbukti melanggar kode etik yang telah menggangu ketentraman rumah tangga pengadu. Ia juga telah melanggar sumpah janji sebagai anggota DPRD Toraja Utara.

“BK DPRD Toraja Utara memutuskan bahwa teradu PD dari Fraksi Golkar dinyatakan terbukti,” jelas Jusuf membacakan hasil putusan.

Teradu telah melanggar kode etik yang telah mengganggu ketentraman rumah tangga pengadu, dan melanggar sumpah janji sebagai anggota DPRD Toraja Utara. Untuk penjatuhan sanksi, berdasarkan pasal 15 Peraturan DPRD No 2 tahun 2019 terkait pelanggaran kode etik.

“Maka PD dikenai sanksi pemberhentian dari jabatan pimpinan alat kelengkapan anggota DPRD Toraja Utara sebagai pimpinan Ketua Komisi II,” tutup Jusuf.

Sebelumnya, terhadap PD BK menyiapkan tiga sanksi.Masing-masing sanksi ringan berupa teguran secara lisan (tertulis).Kemudian sanksi menengah berupa pemberhentian dari pimpinan dan alat-alat kelengkapan sebagai anggota dewan. Serta sanksi ketiga pemberhentian sebagai anggota DPRD Tana Toraja.

Sumber: Tribunnews

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *